Insitekaltim, Samarinda – Mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui ajang Lomba Business Plan Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung pada 4–5 April.
Dalam kompetisi tersebut dua tim Polnes berhasil meraih penghargaan di bidang berbeda, yakni Honorable Medal pada kategori Teknologi dan Transformasi Digital serta Silver Medal dan Best Idea pada kategori Kuliner dan Fashion.
Pada kategori Teknologi dan Transformasi Digital, tim yang terdiri dari Salsabila Alya Rahma Putri, Karina Alfiah, dan Rafi Abdurrohim berhasil meraih Honorable Medal di bawah bimbingan Heldina Pristanti.
Sementara itu pada kategori Kuliner dan Fashion, tim yang beranggotakan Intan Fajrianti, Adinda Dwi Narisa, Tia Lestari, dan Nadia Elza Angelina berhasil meraih Silver Medal sekaligus Best Idea dengan bimbingan Adestya Rahmadani.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Polnes tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, kreativitas, serta solusi nyata yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Salah satu perwakilan tim Kuliner dan Fashion Intan Fajrianti, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka timnya mampu meraih dua penghargaan sekaligus.
“Perasaannya pasti senang dan sangat bersyukur, karena tidak menyangka bisa mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami,” ujarnya, Minggu 12 April 2026.
Ia menambahkan prestasi tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan ide-ide baru yang lebih luas dan tidak hanya berhenti sebagai karya lomba, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan.
Menurutnya dukungan Polnes sangat berperan dalam keberhasilan tersebut, mulai dari pembinaan, fasilitas, hingga kesempatan mengikuti berbagai kompetisi yang meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa.
“Kami berharap pencapaian ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi melalui inovasi yang bermanfaat dan mendorong ide-ide baru hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Sementara itu tim Teknologi dan Transformasi Digital yang diwakili Salsabila Alya Rahma Putri, Karina Alfiah, dan Rafi Abdurrohim menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah mereka lalui.
“Kami merasa sangat senang dan bangga, karena sebelum sampai di titik ini kami melewati proses yang cukup panjang mulai dari menyusun ide, merealisasikannya, hingga latihan berulang kali agar dapat menyampaikan gagasan dengan maksimal,” ujarnya.
Ke depan mereka berkomitmen untuk terus membawa nama baik Polnes dengan mengikuti berbagai kompetisi dan meningkatkan kualitas tim.
“Kami ingin terus berprestasi dan membawa Polnes ke tingkat yang lebih tinggi dengan hasil yang lebih baik,” tambahnya.
Mereka juga menilai peran Polnes sangat besar dalam menunjang keberhasilan tersebut, terutama dari segi fasilitas seperti akomodasi dan transportasi, serta dukungan moral yang meningkatkan kepercayaan diri saat bersaing di tingkat nasional.
“Harapan kami ide bisnis yang telah dirancang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat. Kami juga berharap semakin banyak mahasiswa berani mencoba pengalaman baru serta Polnes terus memberikan dukungan agar lebih banyak prestasi di tingkat nasional dan internasional,” jelasnya.
Wakil Direktur III Polnes Suparno, turut mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut dan menyebutnya sebagai bukti nyata kualitas dan dedikasi mahasiswa.
“Selamat kepada mahasiswa Polnes atas prestasi luar biasa ini. Semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi. Kami bangga dengan pencapaian mereka,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kemenangan, prestasi ini mencerminkan proses kerja keras, serta keberanian mahasiswa untuk terus berkembang dan menghadirkan inovasi yang berdampak.

