Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Legislasi Didominasi Eksekutif, Andi Harun Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan

    April 11, 2026

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026

    Poprov Kaltim 2026 Resmi Dijadwalkan, Fokus Persiapan Menuju PON 2028

    April 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Tiket ke Kaltim Menipis, Calon Penumpang Terpaksa “War” hingga Transit Luar Negeri
    Kaltim

    Tiket ke Kaltim Menipis, Calon Penumpang Terpaksa “War” hingga Transit Luar Negeri

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gambar ilustrasi kepadatan bandara oleh para penumpang.(Ai)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Akses penerbangan menuju Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berada dalam tekanan tinggi. Tiket ke Bandara APT Pranoto dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dilaporkan semakin sulit didapat dalam beberapa hari terakhir.

    Lonjakan permintaan membuat ketersediaan kursi penerbangan di sejumlah maskapai nyaris habis. Situasi ini memaksa calon penumpang berburu tiket secara intens—fenomena yang kini dikenal sebagai “war ticket”.

    Bahkan, pemesanan yang dilakukan hari ini belum tentu bisa digunakan dalam waktu dekat. Banyak calon penumpang baru mendapatkan jadwal keberangkatan paling cepat pada pertengahan pekan depan.

    “Saya sudah war tiket mulai Selasa tadi, dapatnya pesawat Garuda pagi. Selebihnya tidak ada. Rabu baru ada lagi. Ga tau kalau sekarang,” ujar Pendi, salah satu calon penumpang di Jakarta pada 9 April 2026.

    Tak hanya langka, harga tiket juga melonjak tajam hingga jauh di atas tarif normal. Dalam beberapa kasus, penumpang harus menyusun perjalanan berlapis dengan membeli tiket ke kota lain terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke Kaltim.

    Namun, opsi transit domestik kini juga semakin terbatas. Jalur yang biasanya menjadi penghubung seperti Surabaya, Makassar, hingga Pontianak dilaporkan tidak lagi menyediakan penerbangan lanjutan ke Samarinda maupun Balikpapan dalam waktu dekat.

    Sebagai gantinya, sebagian penumpang justru memilih rute tidak biasa dengan transit internasional melalui Kuala Lumpur atau Singapura sebelum kembali masuk ke Kaltim.

    “Kalau pekan ini, opsi yang ada justru lewat Kuala Lumpur atau Singapura. Itu pun harus transit internasional dulu baru bisa lanjut ke Kaltim. Harga tiketnya minimal Rp4 juta,” kata Beni, calon penumpang lainnya.

    Alternatif lain memang masih tersedia, yakni menggunakan kelas bisnis. Namun, harga yang ditawarkan tergolong sangat tinggi dan tidak terjangkau bagi sebagian besar masyarakat.

    “Kalau tidak bisa lewat Kuala Lumpur atau Singapura, bisa pakai kelas bisnis. Tapi harganya Rp12 juta sampai Rp15 juta,” tambahnya.

    Kondisi ini menjadi kendala serius, terutama bagi penumpang dari kalangan pekerja. Banyak di antara mereka yang akhirnya tertahan karena tidak mampu menjangkau harga tiket yang melonjak.

    Athar, salah satu penumpang, mengaku telah tertahan di Jakarta selama sepekan akibat kesulitan mendapatkan tiket.

    “Saya sudah seminggu di Jakarta. Baru dapat tiket hari Minggu ini. Itupun setelah istri di Samarinda tidak berhenti war tiket mulai pagi,” ungkapnya.

    Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab kelangkaan tiket penerbangan ke Kaltim. Namun, tingginya permintaan yang tidak sebanding dengan kapasitas penerbangan diduga menjadi faktor utama.

    Situasi ini membuat perjalanan udara ke Kaltim berubah menjadi ajang adu cepat. Kecepatan memantau aplikasi dan strategi pemesanan kini menjadi penentu utama bagi calon penumpang untuk bisa mendapatkan kursi penerbangan.

    Bandara APT Pranoto Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman war ticket
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tiket ke Kaltim Menipis, Calon Penumpang Terpaksa “War” hingga Transit Luar Negeri

    April 9, 2026

    Persiapan Lebih Matang, 3.166 Jemaah Haji Kaltim Siap Berangkat

    April 9, 2026

    RKPD 2027 Masih Tahap Rancangan, Prioritas Daerah Jadi Penentu Arah Pembangunan

    April 7, 2026

    Akses Internet Dikebut, Diskominfo Kaltim Targetkan 841 Desa Terhubung

    April 7, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Penuntasan Wilayah 3T, Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

    April 7, 2026

    Distribusi BBM Disorot, Sukri Nilai Pembatasan Belum Efektif dan Pom Mini Perlu Diawasi

    April 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Legislasi Didominasi Eksekutif, Andi Harun Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan

    Ratu ArifanzaApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti kuatnya dominasi kekuasaan eksekutif dalam proses…

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026

    Poprov Kaltim 2026 Resmi Dijadwalkan, Fokus Persiapan Menuju PON 2028

    April 11, 2026

    Geger! Toples Berisi Potongan Jari Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Samarinda

    April 11, 2026

    Wawali Samarinda Ajak Perkuat Silaturahmi di Halal Bihalal Muhammadiyah Kaltim

    April 11, 2026
    1 2 3 … 3,050 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.