Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kemiskinan Tak Bisa Ditangani Parsial, Andi Harun Tegaskan Pendekatan Lintas Sektoral
    Samarinda

    Kemiskinan Tak Bisa Ditangani Parsial, Andi Harun Tegaskan Pendekatan Lintas Sektoral

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun Saat menyampaikan pernyataan pers (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan penanggulangan kemiskinan di wilayah perkotaan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan lintas sektoral yang terintegrasi.

    Ia menjelaskan bahwa penanganan kemiskinan menjadi salah satu agenda penting pemerintah kota yang terus dijalankan secara berkelanjutan. Namun, kompleksitas persoalan di wilayah perkotaan membuat upaya tersebut membutuhkan strategi yang lebih menyeluruh.

    “Penanggulangan kemiskinan tidak bisa parsial. Tidak boleh lagi egosektoral, harus lintas,” ujarnya, Rabu 1 April 2026.

    Menurutnya, terdapat berbagai faktor yang menyebabkan seseorang masuk dalam kategori miskin, mulai dari kondisi tempat tinggal, pendapatan, hingga akses terhadap layanan dasar seperti air bersih dan infrastruktur.

    Oleh karena, itu penanganannya harus melibatkan berbagai perangkat daerah sesuai dengan bidangnya masing-masing.

    Ia mencontohkan persoalan rumah layak huni ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) sementara infrastruktur jalan menjadi tanggung jawab dinas pekerjaan umum. Begitu pula akses air bersih yang menjadi kewenangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

    “Karena variabelnya banyak, maka pendekatannya juga harus lintas sektoral,” tegasnya.

    Ia menilai, pendekatan tersebut telah diterapkan sejak 2022 dan terus dilanjutkan hingga saat ini. Namun, ia mengakui faktor eksternal juga turut memengaruhi tingkat kemiskinan di Samarinda.

    Salah satunya adalah laju pertumbuhan penduduk serta arus urbanisasi yang terus meningkat. Menurutnya tidak semua pendatang memiliki keterampilan yang memadai, sehingga turut menjadi tantangan dalam penyediaan pelayanan publik.

    “Kita tetap harus melayani, tidak hanya warga yang sudah menetap, tetapi juga arus urban yang masuk,” jelasnya.

    Meski demikian, ia memastikan angka kemiskinan di Kota Samarinda mengalami penurunan. Ia bahkan mempersilakan untuk membandingkan capaian tersebut dengan daerah lain sebagai bentuk transparansi kinerja pemerintah.

    “Kita patut bersyukur angka kemiskinan kita mengalami penurunan,” ungkapnya.

    Namun, penanggulangan kemiskinan bukanlah persoalan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Menurutnya yang terpenting adalah menjaga agar angka kemiskinan tidak mengalami peningkatan.

    Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai sedang mengalami tekanan termasuk penurunan kelas menengah ia menekankan pentingnya peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai stimulus ekonomi.

    Lebih lanjut Andi Harun mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya fokus pada belanja prioritas di tengah keterbatasan fiskal.

    “Belanja harus difokuskan pada pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” ujarnya.

    Ia menegaskan sektor-sektor tersebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Samarinda.

    Andi Harun APBD PDAM Perkim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Belum Ditemukan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Beracun

    Mei 11, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Ratu ArifanzaMei 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan kecil kemungkinan terjadinya pelanggaran kebijakan work…

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026
    1 2 3 … 3,095 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.