Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Helmi Abdullah, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung program nasional khususnya terkait ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya lokal.
Dalam penyampaiannya ia menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai akan berdampak besar terhadap kebutuhan pangan dalam jumlah besar setiap harinya.
Program tersebut diperkirakan membutuhkan suplai hingga sekitar 285.000 porsi setiap hari, sehingga kesiapan daerah menjadi hal yang sangat krusial. Menurutnya, kebutuhan sebesar itu tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pasokan dari pasar atau daerah lain.
”Kondisi saat ini di mana sejumlah kebutuhan pangan masih didatangkan dari luar daerah seperti dari Surabaya hingga ke wilayah lain. Ini menunjukkan kemandirian pangan daerah masih perlu diperkuat agar mampu menopang program berskala besar seperti MBG,” ungkapnya Rabu, 1 April 2026.
Oleh karena itu, Helmi mendorong agar pemerintah daerah mulai memanfaatkan lahan-lahan kosong yang dimiliki untuk dikelola secara produktif. Lahan tersebut dapat diberdayakan dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.
Ia juga menekankan bahwa pengelolaan lahan tersebut harus dilakukan secara profesional agar hasil yang diperoleh benar-benar maksimal dan berkelanjutan.
“Lahan-lahan kosong pemerintah itu harus dimanfaatkan dan diberi kemampuan kepada masyarakat untuk mengelolanya secara baik,” ujarnya.
Selain itu, pentingnya integrasi dalam pembangunan sektor lain, seperti transportasi dan pendidikan. Transformasi transportasi perkotaan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan, agar mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Di sisi lain konsep sekolah terintegrasi juga dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang lebih terarah dan efisien.
Helmi menilai berbagai program tersebut membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran penting dalam menerjemahkan program nasional agar dapat berjalan optimal di tingkat lokal.
”Melalui langkah itu dirharapkan pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program strategis nasional,” tutupnya.

