Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Pariwisata terus mendorong pengembangan desa wisata sebagai upaya memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal, budaya, dan kearifan masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi menyampaikan, pengembangan desa wisata menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan mulai dari penyusunan kebijakan dan regulasi, peningkatan kapasitas pengelola desa wisata hingga penguatan promosi dan digitalisasi pemasaran.
“Pengembangan desa wisata tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat,” ujarnya Selasa 31 Maret 2026.
Ia menjelaskan kegiatan pengembangan desa wisata yang dilaksanakan di Kampung Tenun Samarinda merupakan tindak lanjut dari Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 35 Tahun 2025 tentang pengembangan desa wisata.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah provinsi dalam mendorong pariwisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama.
Ririn menilai Kampung Tenun Samarinda memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan, mengingat nilai historis dan kekayaan budayanya yang kuat.
“Kampung Tenun merupakan salah satu ikon budaya Kaltim yang memiliki potensi ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik,” jelasnya.
Saat ini Kampung Tenun masih berada dalam kategori desa wisata berkembang. Namun, pemerintah optimistis kawasan tersebut dapat ditingkatkan menjadi desa wisata maju melalui dukungan berbagai pihak.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai stakeholder termasuk Bank Indonesia, dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
“Melalui sinergi ini diharapkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif semakin berkembang serta akses pemasaran produk lokal semakin luas,” katanya.
Pemerintah berharap pengembangan desa wisata dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Kaltim di tingkat nasional maupun internasional.

