Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kaltim Susun RPPEM, Optimalkan Potensi Mangrove Dukung Penurunan Emisi
    Pemerintah

    Kaltim Susun RPPEM, Optimalkan Potensi Mangrove Dukung Penurunan Emisi

    R’syaBy R’syaJuni 9, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Timur (Kaltim), Joko Istanto (foto IST)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Timur (Kaltim) Joko Istanto mengatakan ekosistem mangrove memiliki potensi besar dalam menyerap dan menyimpan karbon atau blue carbon sehingga dapat mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca nasional serta upaya mitigasi perubahan iklim.

    Untuk mengoptimalkan fungsi dan manfaat tersebut, Pemprov Kaltim tengah menyusun Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM). Dokumen ini akan menjadi acuan strategis jangka panjang dalam perlindungan, rehabilitasi dan pemanfaatan mangrove secara berkelanjutan.

    “Dokumen ini nantinya harus terintegrasi secara kuat ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RPJMD dan RTRW Provinsi Kaltim,” ujarnya saat membuka Workshop Penyusunan Dokumen RPPEM Provinsi Kaltim Tahun 2026 di Hotel Mercure Samarinda, Selasa, 9 Juni 2026.

    Joko menyebut, potensi besar yang dimiliki ekosistem mangrove menempatkan Kaltim pada posisi strategis dalam mendukung komitmen iklim nasional di tengah upaya pengendalian perubahan iklim yang terus menjadi perhatian global.

    Ia menjelaskan, selain berperan dalam menyerap karbon, mangrove juga memiliki fungsi ekologis penting bagi wilayah pesisir. Mangrove menjadi benteng alami yang melindungi masyarakat pesisir dari abrasi, gelombang ekstrem hingga ancaman kenaikan muka air laut.

    Tak hanya itu, ekosistem mangrove juga menjadi habitat dan tempat memijah berbagai biota perairan yang mendukung keberlangsungan sektor perikanan daerah.

    “Secara ekologis, mangrove bukan sekadar tanaman tepi pantai. Mangrove merupakan benteng alami yang melindungi masyarakat pesisir dari abrasi, gelombang ekstrem dan ancaman kenaikan muka air laut,” terangnya.

    Melalui workshop tersebut, DLH Kaltim menghimpun data dan informasi sebagai bahan penyusunan RPPEM. Para peserta juga diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan sehingga langkah mitigasi risiko dapat dirumuskan secara tepat.

    “Kita harapkan workshop ini menghasilkan draf dokumen RPPEM Provinsi Kaltim yang selaras dengan kebijakan nasional, namun tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah,” pungkasnya.

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026

    Intrusi Air Laut Masih Mengancam, Pemkot Akan Kurangi Produksi dan Batasi Konsumsi Air

    Oktober 8, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Penanggulangan Bencana Berbasis Data dan Prediksi

    Oktober 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polresta Samarinda mulai menelusuri laporan dugaan kelalaian medis yang melibatkan dokter spesialis…

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.