Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sidak Citra Niaga, Komisi III DPRD Samarinda Soroti Lampu Remang dan Kabel Semrawut
    DPRD Samarinda

    Sidak Citra Niaga, Komisi III DPRD Samarinda Soroti Lampu Remang dan Kabel Semrawut

    RidhoBy RidhoMaret 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Komisi III bersama pihak terkait membahas LPJU di kawasan Citra Niaga (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda menyoroti kondisi penerangan dan penataan kabel di kawasan Citra Niaga saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Kamis, 5 Maret 2026.

    Kawasan yang tengah dibenahi sebagai ruang publik tersebut dinilai masih memiliki sejumlah persoalan, terutama terkait lampu jalan yang kurang terang serta keberadaan kabel yang masih terpasang di atas area tersebut.

    Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan, keluhan terkait minimnya penerangan di kawasan Citra Niaga sudah beberapa kali disampaikan masyarakat. Lampu yang saat ini digunakan merupakan lampu tenaga surya (solar cell) yang dinilai belum mampu memberikan pencahayaan maksimal pada malam hari.

    “Keluhan dari masyarakat menyebutkan kawasan Citra Niaga ini terasa gelap. Lampunya memang ada, tetapi menggunakan tenaga surya sehingga cahayanya remang-remang,” ujar Deni.

    Ia menjelaskan, lampu tenaga surya biasanya masih memberikan pencahayaan cukup terang pada awal malam. Namun seiring waktu, intensitas cahaya akan menurun karena keterbatasan kapasitas penyimpanan energi.

    “Biasanya sekitar pukul 19.00 masih terang. Tetapi setelah pukul 20.00 sampai 22.00, cahayanya mulai redup karena kapasitas penyimpanan energinya terbatas,” jelasnya.

    Menurut Deni, Citra Niaga merupakan salah satu kawasan publik yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota Samarinda. Karena itu, fasilitas penerangan dinilai sangat penting agar kawasan tersebut tetap nyaman dan aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, Komisi III DPRD Samarinda mengusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), khususnya bidang Cipta Karya, agar mempertimbangkan penggantian lampu tenaga surya dengan lampu konvensional.

    “Kami mengusulkan kepada dinas terkait, khususnya Cipta Karya, agar jika memungkinkan lampu tenaga surya ini diganti dengan lampu konvensional yang tidak bergantung pada kapasitas energi surya,” katanya.

    Selain persoalan penerangan, Komisi III juga menemukan masih adanya kabel yang melintang di atas kawasan Citra Niaga. Padahal sebelumnya kawasan tersebut direncanakan menggunakan sistem jaringan kabel optik yang ditanam di bawah tanah.

    “Catatan kedua kami adalah masih banyak kabel di atas. Seharusnya kawasan ini sudah menggunakan kabel optik yang ditanam di dalam tanah,” ungkapnya.

    Karena itu, DPRD meminta pemerintah kota melalui dinas terkait segera berkoordinasi dengan pihak penyedia jaringan untuk melakukan penataan kabel di kawasan tersebut.

    “Kami minta dinas menyurati pihak-pihak terkait agar kawasan Citra Niaga bisa disterilkan dari kabel di atas. Dengan begitu kawasan ini akan terlihat lebih rapi dan nyaman,” pungkasnya.

     

    Citra Niaga Deni Hakim Anwar DPRD Samarinda LPJU Sidak
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.