Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Purbaya Optimis Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Bakal Lapor Prabowo atau Hashim?
    Ekonomi

    Purbaya Optimis Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Bakal Lapor Prabowo atau Hashim?

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 11, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menteri Purbaya Saat Berbicara di FGD Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia (foto_Disa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasang target berani. Di tengah proyeksi global yang cenderung konservatif, ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa menembus 6%.
    Angka itu melampaui asumsi dalam RAPBN yang dipatok 5,4%. Lebih tinggi pula dari capaian tahun lalu sebesar 5,11%. Bahkan Bank Dunia memperkirakan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,0 persen, sementara IMF menghitung sekitar 5,1 persen.

    Namun Purbaya tak gentar.

    “Saya yakin bisa mendorong ke angka 6%,” tegasnya saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia di Ayana MidPlaza Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

    Ia mengklaim, sinyal awal sudah terlihat. Pertumbuhan Januari tercatat 5,39%. Menurutnya, itu bukan sekadar angka statistik, melainkan hasil dari pembenahan ekonomi yang terus dikebut pemerintah.

    Kepercayaan publik, lanjutnya, juga meningkat. Tingkat kepuasan terhadap pemerintah dan Presiden Prabowo disebutnya sangat tinggi. Indikasi bahwa kebijakan ekonomi tak berhenti di level makro, tetapi terasa hingga ke masyarakat.

    “Walaupun asumsi RAPBN 5,4%, saya tetap optimis 6%,” ulangnya.

    Suasana forum sempat mencair ketika Purbaya melempar candaan.

    “Kalau tercapai saya akan langsung lapor Pak Presiden. Tapi kalau gagal, saya lapor ke Pak Hashim saja,” ujarnya, merujuk pada Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus adik Presiden Prabowo.

    Ucapan itu disambut tawa ratusan pelaku industri galangan kapal dan pelayaran yang hadir.

    Kredit Digenjot, Likuiditas Dijaga

    Salah satu mesin yang hendak dipacu adalah kredit perbankan. Purbaya mengungkapkan, pertumbuhan kredit sempat anjlok hingga nol persen sekitar Agustus tahun lalu. Namun pada akhir 2025 sudah naik menjadi 9 persen, dan Januari ini mencapai 11 persen.

    Targetnya tidak main-main, 15 persen. Untuk itu, ia mengaku terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia agar likuiditas tetap terjaga dan perbankan leluasa menyalurkan pembiayaan ke sektor usaha.

    “Kami berharap likuiditas ada di pasar, sehingga bank bisa memberikan kredit agar ekonomi tumbuh lebih cepat,” katanya.

    Sindir Birokrasi “di Atas Kertas”

    Purbaya juga menyinggung problem klasik, yakni kebijakan yang tampak mulus di atas kertas, tapi tersendat di lapangan. Ia mencontohkan berbagai klaim kemudahan dari kementerian teknis seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan, yang menurutnya belum sepenuhnya dirasakan pelaku usaha.

    “Tapi keluhan pelaku usaha masih kita dengar di sini. Artinya yang di atas kertas dan fakta di lapangan itu tidak sama,” sindirnya, merujuk pada masih adanya praktik-praktik yang menghambat.

    Sosok yang sempat disebut Menteri Koboi tersebut menegaskan jika ingin mengejar 6 persen, tidak boleh ada ruang untuk “permainan” di birokrasi. Sinkronisasi kebijakan harus nyata, bukan sekadar laporan.

    Purbaya juga menyasar pelaku pasar modal. Ia meminta investor tidak panik menghadapi fluktuasi jangka pendek.

    “Yang main saham, jangan buru-buru lari. Bentar juga naik lagi. Kalau investor masuk, Anda juga yang rugi kalau sudah keluar. Jadi jangan cepat-cepat lari,” ujarnya.

    Menurutnya, selama fondasi dan outlook ekonomi Indonesia tetap kuat, arus investasi asing akan terus masuk.

    Kini pertanyaannya tinggal satu, apakah target 6 persen itu realistis atau sekadar optimisme tinggi? Purbaya sudah pasang taruhan, kalau sukses, ia menghadap Presiden. Kalau meleset, katanya, cukup lapor ke Hashim, adik Presiden Prabowo yang juga punya harapan besar pertumbuhan ekonomi lebih tinggi yakni 8%.

     

    Ekonomi FGD Menkeu Menteri Keuangan Pertumbuhan Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Siap Dukung Budidaya Ikan di Lahan Eks Tambang

    April 9, 2026

    Pemkot Samarinda Imbau Kurangi Plastik, Pastikan Stok BBM Aman

    April 8, 2026

    Budaya Digital Kian Menguat, Faisal Ingatkan Pemuda Soal Dampak dan Peluang

    April 7, 2026

    Dispora Kaltim Dorong Kemandirian Pemuda Lewat Workshop Ekonomi Kreatif Digital

    April 7, 2026

    Kaltim Dorong Kakao dan Kelapa Jadi Sektor Unggulan Baru di Luar Tambang

    April 4, 2026

    Andi Harun: Tekanan APBN Berimbas ke Daerah, Daya Beli Masyarakat Terancam

    April 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    Ratu ArifanzaApril 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama menyebutkan kunjungan kerja…

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026

    Kuota Haji Samarinda Naik Signifikan, Kesra Siapkan Pembinaan dan Pemberangkatan

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,056 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.