Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    Mei 31, 2026

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Samarinda Dorong Transformasi Digital Lewat AI Lokal
    Pemkot Samarinda

    Samarinda Dorong Transformasi Digital Lewat AI Lokal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 16, 2025Updated:Juni 16, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda mulai melakukan terobosan dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui pengembangan konsep Agentic AI menggunakan model AI yang sudah tersedia dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Langkah ini dianggap sebagai salah satu inisiatif berani dalam penerapan teknologi informasi di lingkungan pemerintahan daerah.

    Teks: Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda Suparmin

    Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda Suparmin mengungkapkan bahwa pendekatan AI yang digunakan berbeda dengan model global seperti ChatGPT, Gemini, atau Azure AI.

    “Bedanya kita dengan model besar seperti ChatGPT, Gemini, atau Azure itu terletak pada sumber datanya. Mereka memakai data global. Kita pakai data lokal dari Kota Samarinda. Saat ini saja, wali kota sudah memiliki akses ke delapan basis data utama yang bisa memberikan insight sangat banyak. Target kita, semua data di perangkat daerah harus bisa disambungkan,” jelas Suparmin di Mercure Hotel, Samarinda pada Senin, 16 Juni 2025

    Konsep yang diusung Samarinda adalah Agentic AI, yaitu pendekatan yang memanfaatkan AI sebagai agen aktif yang menjalankan tugas-tugas berbasis data secara otomatis. Dalam hal ini, Pemkot Samarinda tidak membangun dari nol, tetapi menggunakan layanan AI-as-a-Service (AIaaS) yang tersedia secara daring.

    “Kami pakai layanan yang sudah tersedia. Jadi, tinggal beli kredit untuk aksesnya. Misalnya ada layanan yang satu hari bisa dipakai seharga 10 atau 50 dolar. Untuk awal ini, kita beli kredit untuk uji coba. Nantinya akan dihitung apakah lebih efisien menyewa atau membangun sendiri. Biasanya, bangun sendiri itu jauh lebih mahal karena perlu infrastruktur besar seperti HPC (High-Performance Computing).”

    Penggunaan AI ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal sumber daya manusia. Samarinda melibatkan talenta lokal yang disebut sebagai “AI Akamsi” atau “Anak Kampung Sini”. Tim ini terdiri dari para programmer lokal yang digaji secara profesional.

    “Untuk tim pengembang, semua digaji. Mungkin gaji totalnya bisa sekitar Rp200 juta sampai Rp300 juta per tahun. Anggaran kami untuk honor tenaga ahli bisa mencapai Rp1 miliar sampai Rp2 miliar, dan itu baru untuk SDM. Untuk layanan AI-nya, estimasi awal kami sekitar Rp300 juta per tahun atau sekitar USD 2.400. Itu karena sistemnya berbasis langganan,” ungkap Suparmin.

    Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan waktu dua bulan kepada tim Diskominfo untuk menyiapkan integrasi awal ini. Dalam waktu tersebut, seluruh perangkat daerah diminta mengumpulkan data dalam bentuk apa pun, termasuk foto, PDF, atau dokumen lainnya.

    “Dulu kalau input data harus pakai format tertentu, misalnya Excel dengan nomor pokok. Sekarang tidak perlu lagi. AI bisa baca semua data, dalam bentuk apa pun. Anak-anak kita akan mengklasifikasi dan memberi label pada data itu agar AI bisa memahami konteksnya,” kata Suparmin.

    Dalam surat edaran yang sudah dikirimkan, semua perangkat daerah diminta melakukan pengumpulan dan sinkronisasi data tanpa harus mengubah format dokumen. Tujuan akhirnya adalah membuat AI mampu memberikan rekomendasi dalam proses penganggaran.

    “Bayangkan, nanti ketika mau menyusun anggaran, AI bisa memberikan analisis otomatis. Misalnya, belanja ini terlalu mahal, atau kegiatan itu jumlahnya berlebihan. Jadi AI akan jadi semacam penasihat yang berbasis data dan konteks lokal,” tambahnya.

    Jika berjalan sesuai rencana, pada Agustus 2025, Pemkot Samarinda akan menjadi salah satu pemerintah daerah pertama di Indonesia yang menyusun penganggaran tahun 2026 dengan bantuan AI.

    “Ini bukan sekadar transformasi digital. Ini adalah lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan. Kita tidak hanya bicara teknologi, tapi juga efisiensi, transparansi, dan adaptasi terhadap zaman,” tutup Suparmin.

    Langkah Samarinda menunjukkan bahwa kota-kota di daerah pun memiliki peluang besar untuk memimpin inovasi, terutama jika memanfaatkan kekuatan data lokal dan memberdayakan talenta dalam negeri.

    AlaaS ChatGPT Suparmin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    April 24, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    R’syaMei 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Akhir pekan menjadi waktu yang sangat disukai banyak orang karena setelah penat…

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,112 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.