Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Dua Kali Banjir Sebulan, Wali Kota Samarinda Minta Kritik Disertai Solusi
    Pemkot Samarinda

    Dua Kali Banjir Sebulan, Wali Kota Samarinda Minta Kritik Disertai Solusi

    SittiBy SittiMei 31, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dalam satu bulan, dua banjir besar merendam Kota Samarinda. Bencana terjadi pada 12 Mei dan berulang pada 27 Mei 2025. Total 36 titik dilaporkan terdampak, disertai insiden longsor, pohon tumbang, dan korban jiwa.

    Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan banjir tidak bisa dilihat dari satu penyebab semata. Ia menjelaskan, persoalan ini melibatkan banyak faktor, mulai dari kebijakan tata ruang hingga perilaku warga.

    “Kalau soal banjir, ini variabelnya banyak sekali. Bukan cuma di Samarinda, beberapa kabupaten dan kota sekitar juga mengalami banjir. Tapi memang yang selalu ramai dibicarakan ya Samarinda. Kita nikmati saja karena mungkin Samarinda ini menarik perhatian banyak pihak,” ujarnya usai mengikuti Gerakan Ketinting di Sungai Karang Mumus pada Sabtu, 31 Mei 2025.

    Andi menilai, penanganan banjir di Samarinda sudah berjalan sesuai rencana teknis yang disusun. Ia menyebut kondisi kota selama tiga tahun terakhir relatif aman dari banjir besar. Anomali cuaca yang terjadi belakangan ini dinilainya tidak serta merta menunjukkan bahwa program yang ada gagal.

    “Selama hampir tiga tahun terakhir ini kita relatif aman. Sekarang ada anomali, lalu dikatakan program tidak berhasil, ya tidak bisa disimpulkan seperti itu. Program teknis kami jalan terus, dan kami yakin arahnya sudah tepat,” tegasnya.

    Ia juga mengajak para pengamat maupun warga yang aktif menyuarakan kritik untuk tidak hanya menyampaikan penilaian, tetapi juga ikut memberi masukan yang konstruktif.

    “Terima kasih untuk semua yang aktif mengamati dan mengkritik Samarinda. Tapi akan lebih baik kalau juga menyampaikan solusi. Pemerintah terbuka terhadap saran, termasuk saran teknis. Kalau bisa terlibat secara konstruktif, itu jauh lebih bagus,” tambah Andi.

    Selain persoalan teknis, ia juga menyoroti pentingnya konsistensi kebijakan lingkungan. Menurutnya, meski saluran air dan parit dibersihkan, sedimentasi dari aktivitas tambang dan pengupasan lahan di sekitar kota akan tetap memberi beban tambahan jika tidak dibarengi regulasi yang mendukung.

    “Kita jangan lupa, ada kebijakan lingkungan yang juga harus mendukung. Kalau parit kita bersihkan tapi aktivitas tambang dan pengupasan lahan tetap berjalan, maka sedimentasi akan terus datang,” ujarnya.

    Andi juga menyinggung persoalan sampah yang masih menjadi penyumbang utama penyumbatan saluran air.

    “Kalau parit tersumbat, itu juga akibat kebiasaan kita membuang sampah sembarangan. Ini soal pengendalian diri. Kita harus kelola sampah sendiri, kalau tidak, dampaknya bukan hanya pada kita, tapi pada banyak orang,” jelasnya.

    Ia menutup pernyataan dengan mengajak warga untuk ikut dalam kerja nyata, bukan sekadar menyuarakan keluhan di media sosial.

    “Daripada saling menyalahkan, lebih baik kita ikut terlibat langsung. Seperti saat gotong royong, kerja bakti. Jangan hanya ramai di media sosial, saat aksi nyata malah tidak muncul. Partisipasi seperti itu lebih bermakna. Kami tidak akan lelah dan tidak akan menyerah mengurus masalah banjir di Samarinda,” tutupnya.

    Andi Harun Banjir Banjir samarinda Gerakan Ketinting Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal

    Juli 20, 2026

    Kajian Tri City Berlanjut, Samarinda Usul Kereta Api dan Logistik Terintegrasi

    Juli 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.