Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soal Pajak hingga Penyalahgunaan Dana, DPD RI Siap Libatkan BPK

    September 5, 2026

    Seno Aji Bawa Semangat Pembinaan Pencak Silat Kaltim ke Rakernas IPSI 2026

    September 5, 2026

    Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan

    September 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Mirisnya Kehidupan Warga Sangkulirang Seberang, Lebih 70 Tahun Indonesia Merdeka, Belum Nikmati Listrik
    DPRD Kaltim

    Mirisnya Kehidupan Warga Sangkulirang Seberang, Lebih 70 Tahun Indonesia Merdeka, Belum Nikmati Listrik

    MartinusBy MartinusMei 30, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur Agusriansyah Ridwan kembali mengingatkan pemerintah agar tidak menunda-nunda pemenuhan infrastruktur dasar di wilayah Sangkulirang Seberang, Kabupaten Kutai Timur.

    Menurutnya, wilayah yang meliputi desa-desa seperti Mandu Dalam, Mandu Pantai Lestari, Saka, hingga Sandaran ini sudah terlalu lama berada dalam bayang-bayang keterisolasian layanan publik, terutama terkait listrik dan infrastruktur jalan.

    Ia menegaskan bahwa komitmen terhadap pemenuhan infrastruktur dasar di kawasan tersebut sejatinya telah digaungkan sejak masa kampanye oleh sejumlah tokoh, termasuk para gubernur Kaltim dan beberapa anggota DPR RI. Namun, hingga kini, janji-janji tersebut belum terwujud secara konkret di lapangan.

    “Pertama, nah ini yang penting saya sampaikan bahwa waktu Pak Gubernur mencalonkan diri, beliau menyatakan bahwa kawasan Sangkulirang Seberang ini akan menjadi prioritas untuk perbaikan jalan dan listrik. Tapi sampai sekarang masyarakat masih hidup dalam keterbatasan,” kata Agusriansyah kepada wartawan, Rabu, 28 Mei 2025.

    Ia menuturkan bahwa aspirasi dari masyarakat setempat terus bergema, mencerminkan kebutuhan mendesak atas layanan dasar yang belum merata. Meskipun telah ada langkah awal berupa survei bersama antara Bagian Sumber Daya Alam Kabupaten Kutai Timur, PLN, dan perusahaan daerah milik kabupaten (PMK), dorongan lebih kuat dari tingkat provinsi tetap diperlukan agar kementerian terkait segera menindaklanjutinya.

    “Saya sudah konfirmasi langsung ke bagian SDA Kutim. Mereka sudah turun ke lapangan bersama PLN dan PMK. Tapi itu baru tahap awal. Pemerintah provinsi harus hadir lebih kuat, mendorong agar Kementerian ESDM mengalokasikan anggaran prioritas untuk wilayah ini,” ujarnya.

    Agusriansyah menyayangkan kenyataan bahwa sebagian warga Sangkulirang Seberang masih hidup tanpa akses listrik di tengah kemajuan pembangunan nasional. Ia menyebut kondisi ini sebagai ironi sejarah, mengingat Indonesia telah merdeka selama hampir delapan dekade, namun masih menyisakan titik-titik gelap di dalam wilayahnya sendiri.

    “Lucu rasanya ketika negara sudah merdeka selama lebih dari tujuh puluh tahun, tapi masih ada warga yang tidak mendapat aliran listrik. Padahal listrik, air bersih, dan jalan itu adalah pelayanan dasar yang seharusnya sudah selesai sejak lama,” tegasnya.

    Selain soal listrik, Agusriansyah juga menyoroti buruknya kondisi jalan di kawasan tersebut. Menurutnya, meski secara geografis wilayah Sangkulirang Seberang tidak tergolong terisolasi, akses yang sulit tetap menjadi penghambat utama bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga. Ketertinggalan ini, lanjutnya, bukan hanya mempersempit ruang gerak masyarakat, tetapi juga memperlebar kesenjangan antarwilayah.

    “Ini bukan daerah terpencil. Tapi aksesnya memprihatinkan. Kalau tidak segera dibenahi, masyarakat di sana akan semakin tertinggal. Pemerintah tidak bisa terus berdiam diri. Harus ada tindakan nyata,” kata Agus.

    Desakan ini, menurut Agusriansyah, bukan sekadar bentuk perhatian terhadap konstituennya, melainkan cerminan kegagalan sistemik dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berhenti di wilayah-wilayah yang telah maju, sementara kawasan pinggiran terus dibiarkan menunggu giliran yang tak kunjung datang.

    Dengan semakin seringnya suara-suara dari masyarakat mencuat ke permukaan, harapan akan kehadiran negara dalam bentuk infrastruktur dasar semakin tinggi.

    Agusriansyah pun berharap agar pemerintah provinsi segera menyusun langkah konkret, mulai dari mendorong percepatan alokasi anggaran hingga memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan tanpa hambatan.

    “Jangan tunggu suara rakyat jadi jeritan. Pemerintah harus hadir bukan hanya sebagai pengatur, tapi sebagai pelaksana yang adil dan berpihak,” tutupnya.

    Agusriansyah Ridwan DPRD Kaltim infrastruktur Sangkulirang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Pansus MBLB DPRD Kaltim Bahas Regulasi Tambang Ilegal hingga Perizinan Usaha

    September 2, 2026

    MBLB Kaltim di Persimpangan: Izin Lambat, Potensi PAD Menanti

    September 1, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soal Pajak hingga Penyalahgunaan Dana, DPD RI Siap Libatkan BPK

    Ratu ArifanzaSeptember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Indikasi penyalahgunaan dana, persoalan pajak, hingga pengelolaan keuangan yang bermasalah di daerah…

    Seno Aji Bawa Semangat Pembinaan Pencak Silat Kaltim ke Rakernas IPSI 2026

    September 5, 2026

    Dashboard Digital Proyek Samarinda Bakal Tampilkan Deviasi hingga Mutu Pekerjaan

    September 5, 2026

    Kemarau Panjang Bikin Mahulu Waspada, Pemprov Kaltim Salurkan 52 Ton Beras

    September 5, 2026

    Weekend Sendiri, Kenapa Tidak?

    September 5, 2026
    1 2 3 … 3,321 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.