Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perebutan Kursi Ketua Golkar Bontang Resmi Dimulai, Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama

    Juni 25, 2026

    Pemprov Kaltim Tegaskan, Rehabilitasi Narkoba Libatkan RS hingga Puskesmas

    Juni 25, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Kawal LKPj 2024, Pastikan OPD Tak Ulangi Kesalahan
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Kawal LKPj 2024, Pastikan OPD Tak Ulangi Kesalahan

    SittiBy SittiMei 18, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 melakukan konsultasi kerja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Kamis, 15 Mei 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam masa transisi kepemimpinan.

    Rombongan pansus terdiri dari Anggota DPRD Kaltim Muhammad Husni Fahruddin dan Damayanti, didampingi tenaga pakar dan staf teknis. Mereka diterima oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Wilayah III Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Yasoaro Zal di Gedung H Lantai 16 Kemendagri.

    Muhammad Husni Fahruddin atau yang akrab disapa Ayub menjelaskan, konsultasi ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mekanisme penyusunan dan tindak lanjut rekomendasi LKPj. Ia melihat pentingnya memastikan bahwa setiap rekomendasi dari pansus dapat dijalankan secara efektif oleh organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam situasi perubahan kepemimpinan.

    “Dengan pertimbangan transisi kebijakan pembangunan Provinsi Kaltim di tahun 2025, pansus berupaya menyusun rekomendasi yang tetap relevan dengan visi dan program kepala daerah terpilih,” ujar Ayub.

    Menurutnya, laporan LKPj bukan hanya bersifat administratif, tetapi mencerminkan capaian dan kekurangan dalam pelaksanaan program kerja pemerintah. Oleh sebab itu, Ayub menilai penting untuk mengevaluasi secara tajam agar tidak terjadi pengulangan kesalahan yang sama oleh OPD.

    “Kalau ada rekomendasi pansus dari tahun sebelumnya yang tidak dilaksanakan dan terulang kembali, maka pimpinan OPD perlu dievaluasi. Kalau perlu diganti,” tegasnya.

    Ia juga menyoroti perlunya pendekatan lintas periode dalam menyikapi kesinambungan program. Menurut Ayub, kolaborasi antara pemerintahan sebelumnya, pejabat gubernur sementara, dan kepala daerah yang baru bisa menjadi strategi memperkuat pembangunan yang konsisten dan menyeluruh.

    “Ketika ada pembangunan yang dimulai oleh pejabat sebelumnya dan ingin dilanjutkan oleh gubernur baru, itu hal yang wajar. Yang penting bisa disesuaikan dengan visi misi saat ini,” tambahnya.

    Konsultasi ini turut membahas teknis penyusunan rekomendasi LKPj yang bersifat konstruktif dan aplikatif. Pansus berharap arahan dari Kemendagri dapat memperkuat landasan hukum serta memberikan kejelasan terhadap ruang tindak lanjut yang bisa dilakukan oleh DPRD dalam mengawasi eksekusi program.

    Menurut Ayub, pengawasan terhadap pelaksanaan LKPj harus semakin ditingkatkan, mengingat masa transisi sering kali memunculkan tumpang tindih program atau ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan dengan realisasi di lapangan.

    “Kita ingin pastikan keberlanjutan pembangunan tidak terganggu hanya karena pergantian pejabat. OPD juga harus bekerja lebih disiplin, jangan menganggap pergantian kepemimpinan sebagai ruang abu-abu,” katanya.

    Pansus juga membawa sejumlah dokumen dan catatan LKPj 2023 dan 2024 sebagai bahan pembanding. Tujuannya adalah untuk melihat pola kelalaian yang berulang dan merumuskan mekanisme pencegahan yang konkret ke depan.

    Selain itu, pansus mendorong agar pemerintah daerah menyiapkan sistem pelaporan yang lebih terintegrasi dan mudah dievaluasi, guna memudahkan pengambilan kebijakan berbasis data dan temuan lapangan.

    “Kami serius menjaga agar pelaksanaan LKPj bukan hanya formalitas. Harus berdampak nyata terhadap tata kelola, pelayanan publik, dan capaian pembangunan daerah,” tutup Ayub.

    DPRD Kaltim LKPj Gubernur Pansus
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Tak Satu Pun Pejabat Hadir, DPRD Kaltim Tunda Paripurna Jawaban APBD 2025

    Juni 22, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perebutan Kursi Ketua Golkar Bontang Resmi Dimulai, Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama

    SittiJuni 25, 2026

    Insitekaltim, Bontang – Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Bontang periode 2025–2030 mulai terbuka menjelang…

    Pemprov Kaltim Tegaskan, Rehabilitasi Narkoba Libatkan RS hingga Puskesmas

    Juni 25, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026
    1 2 3 … 3,171 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.