Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    April 11, 2026

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Antrean Panjang dan BBM Langka di Samarinda : DPRD Kaltim Warning Pemerintah
    DPRD Kaltim

    Antrean Panjang dan BBM Langka di Samarinda : DPRD Kaltim Warning Pemerintah

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 13, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Samarinda kian dirundung polemik dengan langkanya pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang kini menjadi masalah akut. Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin menyoroti peran pedagang eceran ilegal yang bak bara api dalam tumpukan jerami, memperburuk ketidakseimbangan distribusi BBM di lapangan.

    Fuad meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas dengan menggandeng aparat penegak hukum, agar distribusi BBM khususnya subsidi dapat kembali merata dan tepat sasaran.

    Politikus Partai Gerindra itu memaparkan bahwa regulasi untuk penyaluran BBM sejatinya sudah ada, tetapi celah dalam pelaksanaan membuka jalan bagi oknum untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan memperjualbelikan BBM secara ilegal.

    “Sebenarnya sudah ada regulasi untuk mencegah penjualan BBM tanpa izin. Sayangnya, ada oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari keuntungan pribadi,” terang Fuad, menggarisbawahi bahwa praktik ilegal ini tidak bisa lagi dibiarkan.

    Fuad mengungkapkan fenomena lain yang lebih memprihatinkan adanya dugaan kolusi di SPBU. Bahkan, beberapa oknum pembeli menawarkan imbalan kepada operator SPBU untuk mendapatkan jatah BBM lebih dari batas yang telah ditetapkan. Akibatnya, antrean panjang tak terhindarkan dan ketersediaan BBM terus tergerus.

    “Inilah yang membuat stok BBM cepat habis di SPBU, mengakibatkan antrean panjang dan kelangkaan yang dirasakan oleh masyarakat luas,” tegasnya.

    Tak hanya masalah distribusi, menjamurnya pedagang eceran ilegal juga menghadirkan risiko keamanan yang besar. Fuad menyebutnya sebagai hal yang berpotensi menciptakan bencana. Pedagang eceran yang tidak memenuhi standar keamanan, seperti penyimpanan yang tak layak dan jarak yang terlalu dekat, menambah risiko kebakaran yang mengintai masyarakat sekitar.

    “Kondisi ini menjadi ancaman serius yang harus segera ditangani, karena jika dibiarkan dapat menyebabkan bencana yang tidak diinginkan,” lanjutnya, menggambarkan potensi bahaya yang ada.

    Demi menekan risiko dan menormalisasi kembali distribusi BBM, Fuad mendesak pemerintah agar lebih ketat mengawasi penjualan BBM eceran ilegal. Evaluasi menyeluruh dan penegakan aturan perlu digencarkan agar keamanan dan kelancaran distribusi BBM kembali terjamin.

    “Kami mendorong pemerintah untuk lebih tegas dalam menindak pedagang BBM eceran yang tidak mengikuti standar keamanan, demi melindungi keselamatan warga,” tutup Fuad.

    Dengan desakan yang kian kuat dari DPRD Kaltim, masyarakat berharap distribusi BBM di Samarinda segera membaik, tidak lagi hanya menjadi ‘ladang api’ bagi mereka yang mencari keuntungan pribadi, melainkan kembali menjadi sumber energi yang aman dan merata.

    BBM DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Guru Dan Tenaga Kesehatan Dibutuhkan, 350 Formasi ASN 2026 Diajukan ke KemenPAN-RB

    April 9, 2026

    Pekan Depan, Pemkot Samarinda Siap Terapkan WFH-WFO

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Imbau Kurangi Plastik, Pastikan Stok BBM Aman

    April 8, 2026

    Wawali Samarinda Pastikan Inflasi Terkendali, Warga Diminta Bijak Gunakan BBM dan LPG

    April 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    Andika SaputraApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persatuan Sepakbola Biak dan Sekitarnya (PSBS Biak) menghadapi laga tandang dengan persiapan…

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.