Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menelusuri Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sigiri, Harga Ayam Merangkak Naik, Plastik Justru Turun

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026

    Tambang Makan Korban Lagi, Deni: Kaltim Menyumbang Kekayaan, Tapi Menanggung Derita

    Juni 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Pengangguran Masih Tinggi, Suharno Minta Pabrik Soda Ash Serap 75% Tenaga Kerja Lokal
    DPRD Bontang

    Pengangguran Masih Tinggi, Suharno Minta Pabrik Soda Ash Serap 75% Tenaga Kerja Lokal

    SittiBy SittiNovember 4, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kota Bontang, Suharno.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Pembangunan pabrik soda ash di Bontang, dengan investasi sekitar Rp2,7 triliun, diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran yang masih tinggi di kota ini.

    Proyek besar yang direncanakan mulai beroperasi pada akhir 2026 ini diproyeksikan akan menyerap hingga 1.000 tenaga kerja lokal selama masa konstruksi, membawa angin segar bagi warga yang mencari lapangan pekerjaan.

    Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang Suharno mendorong perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 yang menetapkan setidaknya 75% pekerja harus berasal dari Bontang.

    Menurutnya, aturan ini harus benar-benar dijalankan agar manfaat proyek bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Perda sudah jelas mengatur 75 persen tenaga kerja harus dari warga lokal. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk memastikan aturan ini bukan hanya di atas kertas,” ujar Suharno.

    Tingkat pengangguran di Bontang memang masih jadi tantangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada Agustus 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kota ini berada di angka 7,81 persen, meski turun dari 9,92 persen di tahun sebelumnya.

    Dengan angka yang masih cukup tinggi dibandingkan wilayah lain di Kalimantan Timur, peluang kerja dari proyek soda ash ini diharapkan mampu membantu menekan angka pengangguran.

    “Investasi besar seperti ini seharusnya bisa berdampak nyata. Jika aturan 75 persen tenaga kerja lokal benar-benar diterapkan, kita pasti akan melihat dampak positif dalam mengurangi pengangguran di Bontang,” kata Suharno.

    Suharno juga menekankan pentingnya pengawasan agar perusahaan menjalankan komitmen mereka dalam menyerap tenaga kerja lokal.

    Menurutnya, peran aktif dari Dinas Tenaga Kerja sangat dibutuhkan untuk memastikan aturan ini dilaksanakan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari investasi yang masuk ke Bontang.

    “Jangan sampai aturan ini hanya terlihat ‘garang di atas kertas’ tapi lemah dalam pelaksanaan. Kami ingin melihat aturan ini benar-benar dijalankan dan bisa menekan angka pengangguran,” tambahnya.

    DPRD Bontang Pengangguran Suharno
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    Mei 19, 2026

    Pengangguran Turun, DPRD Samarinda Soroti Kesenjangan Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

    Maret 2, 2026

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    Baru 30 Persen TPS Terhitung, Neni-Agus Unggul Jauh di Pilkada Bontang

    November 27, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Menelusuri Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sigiri, Harga Ayam Merangkak Naik, Plastik Justru Turun

    Nur AjijahJuni 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Membaiknya kondisi perdagangan global, ikut mempengaruhi penurunan harga plastik yang cukup signifikan…

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026

    Tambang Makan Korban Lagi, Deni: Kaltim Menyumbang Kekayaan, Tapi Menanggung Derita

    Juni 9, 2026

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Juni 8, 2026

    Lima Perusahaan di Samarinda Masuk Daftar Merah KLH, DPRD Desak Tindak Lanjut

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,131 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.