Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Pengangguran Turun, DPRD Samarinda Soroti Kesenjangan Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
    DPRD Samarinda

    Pengangguran Turun, DPRD Samarinda Soroti Kesenjangan Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

    RidhoBy RidhoMaret 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti saat ditemui awak media seusai rapat (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penurunan angka pengangguran di Kota Samarinda dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan. DPRD Kota Samarinda menyoroti masih adanya ketidaksinkronan antara ketersediaan lapangan kerja dan kesiapan tenaga kerja lokal untuk mengisi peluang tersebut.

    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Samarinda memang menurun dari 5,7 persen menjadi 5,31 persen. Namun, capaian tersebut dinilai belum menggambarkan persoalan mendasar ketenagakerjaan.

    “Secara persentase memang menurun, tetapi tidak pernah dipaparkan secara detail berapa jumlah orang yang benar-benar menganggur. Padahal setiap tahun selalu ada tambahan lulusan dari SMA, SMK, hingga perguruan tinggi,” ungkap Sri Puji, Senin, 2 Maret 2026.

    Ia menekankan pentingnya transparansi data terkait kesiapan tenaga kerja lokal dibandingkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Berdasarkan informasi yang diterima Komisi IV, terdapat sekitar 2.000 lowongan kerja di Samarinda, namun tidak seluruhnya dapat diisi oleh warga setempat.

    Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kebutuhan dunia kerja dan minat atau kesiapan pencari kerja lokal. Bahkan, dalam sejumlah kasus, pelamar yang telah dinyatakan lolos seleksi dan wawancara justru mengundurkan diri saat memasuki tahap kerja.

    “Lowongan sebenarnya ada, tetapi peminatnya minim. Ada juga yang sudah diterima, lalu mundur karena merasa pekerjaannya tidak sesuai dengan harapan,” jelasnya.

    Lanjut Puji, berdampak pada banyaknya posisi kerja yang akhirnya diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah. Ia menilai hal tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia lokal yang lebih siap dan kompetitif.

    “Banyak pencari kerja ingin langsung menduduki posisi tertentu, seperti HRD, tanpa mau memulai dari pekerjaan dasar seperti sales. Ini menjadi tantangan besar dalam pembinaan tenaga kerja,” tegasnya.

    Ia pun mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk memperkuat program pelatihan keterampilan sekaligus pembentukan mental dan etos kerja, agar penurunan angka pengangguran tidak hanya bersifat statistik, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Yang kita dorong bukan sekadar angka pengangguran turun, melainkan bagaimana tenaga kerja lokal benar-benar terserap di dunia kerja,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Pengangguran Sri Puji Astuti Tenaga kerja
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    Andika SaputraSeptember 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meningkatnya kualitas pencemaran udara di Samarinda menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda, terutama…

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026

    Debut di Kejuaraan Dunia, Boccia Indonesia Bawa Pulang Tiga Emas dan Satu Perak

    September 8, 2026

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,326 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.