Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Winardi Usulkan 5 Tokoh Jadi Nama Jalan, Penghargaan Kepada Para Pendahulu
    DPRD Bontang

    Winardi Usulkan 5 Tokoh Jadi Nama Jalan, Penghargaan Kepada Para Pendahulu

    SittiBy SittiOktober 16, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kota Bontang, Winardi.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang Winardi dari Fraksi PDI-P mengusulkan lima nama tokoh berpengaruh di Bontang yang telah wafat untuk diabadikan sebagai nama jalan sekunder. Kelima tokoh yang diusulkan adalah Muhammad Nasir, Ishak Karim, Fahmurnidin, Adi Darma, dan Wahdiat.

    Winardi menyampaikan bahwa pemberian nama jalan bagi para tokoh ini bukan sekadar penghormatan, melainkan juga pengingat akan pentingnya kontribusi mereka dalam membentuk sejarah kota.

    “Mereka telah memberikan kontribusi besar, mulai dari pendidikan hingga kesenian. Dengan mengabadikan nama mereka sebagai nama jalan. Kita tidak hanya menghormati mereka, tetapi juga mengingatkan generasi mendatang akan perjuangan para pendahulu kita,” ungkap Winardi pada Sabtu (12/10/2024).

    Muhammad Nasir, salah satu tokoh yang diusulkan, dikenal sebagai pelopor pendidikan di Bontang. Ia mendirikan SMP pertama di kota ini pada tahun 1977, kemudian SMA pada tiga tahun berikutnya.

    Sementara itu, Ishak Karim adalah wali kota pertama Bontang ketika statusnya masih sebagai kota administrasi. Tokoh lainnya, Fahmurnidin, melanjutkan kepemimpinan Ishak Karim sebagai Wali Kota Bontang, sementara Adi Darma menjabat sebagai Wali Kota Bontang pada periode 2011-2016.

    Wahdiat, seorang seniman yang juga diusulkan, adalah pencipta lagu Mars Kota Bontang yang kerap dikumandangkan dalam berbagai acara resmi pemerintah. Lagu ini, menurut Winardi, menjadi simbol persatuan dan semangat warga Bontang dalam membangun kota.

    “Lagu Mars Kota Bontang yang diciptakan Wahdiat telah menjadi bagian dari identitas kita. Lagu ini selalu berkumandang di berbagai acara resmi dan menjadi penyemangat bagi kita semua,” tambah Winardi.

    Dia berharap agar Pemerintah Kota Bontang mempertimbangkan usulan tersebut dan melibatkan keluarga para tokoh dalam acara penghargaan sebagai wujud apresiasi.

    “Penghargaan ini akan memberikan inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berjuang dan membangun Kota Bontang yang lebih baik,” pungkasnya.

    DPRD Bontang Pemkot Bontang Wahdiat Winardi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kabar Gembira, Ribuan Rumah di Bontang Dapat Sambungan Listrik Gratis 900 Watt

    Mei 29, 2026

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    DPK Bontang Gelar Capacity Building, Dorong Inovasi dan Pelayanan Prima

    November 25, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.