Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024, Adrofdita Sebut Aturan Alat Kontrasepsi ‘Halalkan’ Seks Bebas Bagi Remaja
    DPRD Bontang

    Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024, Adrofdita Sebut Aturan Alat Kontrasepsi ‘Halalkan’ Seks Bebas Bagi Remaja

    SittiBy SittiAgustus 7, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Bontang Adrofdita (.Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan menuai kritik tajam dari Anggota DPRD Kota Bontang, Adrofdita. PP yang baru saja disahkan ini mengatur penyediaan alat kontrasepsi bagi anak usia sekolah dan remajA.Langkah ini menurut Adrofdita sangat berisiko terhadap moral generasi muda.

    Adrofdita, dalam keterangannya pada Rabu (7/8/2024), menilai pasal-pasal dalam PP ini, khususnya Pasal 103 ayat 1 dan 4, berpotensi memberikan pesan yang salah kepada remaja.

    “Pada Pasal 103 ayat 4 disebutkan bahwa dalam pelayanan kesehatan reproduksi untuk siswa dan remaja, disediakan alat kontrasepsi. Ini sangat mengkhawatirkan karena seolah-olah memfasilitasi hubungan seksual di luar pernikahan bagi anak-anak,” ungkapnya.

    Menurut Adrofdita, kebijakan ini bertentangan dengan nilai-nilai agama dan moral yang diajarkan dalam masyarakat.

    “PP ini gagal mengindahkan UUD Pasal 29 yang menjadi dasar pijakan pengaturan kehidupan berbangsa. Ini mengabaikan prinsip-prinsip agama yang mengajarkan keteraturan demi menciptakan generasi yang berakhlak mulia,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Adrofdita menganggap PP ini berpotensi mengajarkan seks bebas kepada anak-anak dan remaja.

    “Ini sangat berbahaya bagi akhlak dan moral bangsa. Saya mendesak DPR pusat untuk segera melakukan intervensi dan merevisi PP ini agar tidak merusak moralitas generasi muda,” tambah Adrofdita.

    Legislator PKS itu khawatir, dampak jangka panjang dari peraturan ini, sehingga perlu dilakukan tinjauan ulang agar kebijakan ini tidak menyimpang dari nilai-nilai moral dan agama yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

    Sementara itu, PP Nomor 28 Tahun 2024, yang merupakan peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, diharapkan memberikan panduan yang jelas dalam pelayanan kesehatan reproduksi.

    Namun, dengan adanya kritik yang berkembang, tampaknya peraturan ini masih memerlukan kajian mendalam dan revisi untuk diterima oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa mengorbankan integritas moral dan nilai-nilai agama.

    Adrofdita DPRD Bontang Kontroversi PP Nomor 28 Tahun 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Nur AjijahJuni 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga minyak goreng dan bawang, pasca Iduladha terpantau mengalami kenaikan. Sementara telur justru…

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Tak Mau Ujuk-Ujuk Maju, Helmi Akan Bangun Mesin Politik hingga Tingkat RT

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,129 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.