Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Beasiswa Tuntas Sebesar Rp58 miliar Tahun 2019, Badan Pengelola Segera Dibentuk
    Daerah

    Beasiswa Tuntas Sebesar Rp58 miliar Tahun 2019, Badan Pengelola Segera Dibentuk

    AdminBy AdminMaret 29, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda– Pemprov Kaltim sangat serius menuntaskan pembentukan Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas. Wagub Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan badan pengelola ini diharapkan dapat diisi sosok-sosok yang paham dunia pendidikan secara menyeluruh, berpengalaman dan memiliki kemampuan yang baik dalam pengelolaan pendidikan.

    “Insyaallah April ini sudah kita bentuk. Sedangkan proses Peraturan Gubernur (Pergub) sudah saya paraf, tinggal tanda tangan gubernur dan segera diterbitkan,” kata Hadi Mulyadi di Samarinda, Selasa (26/3/2019).
    Hadi menjelaskan mengenai Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas ini segera dibahas bersama, termasuk dengan OPD terkait, yaitu Dinas Pendidikan Kaltim.
    Adapun beasiswa yang akan diberikan selama kepemimpinan Gubernur Isran dan Wagub Hadi Mulyadi, ada dua macam yaitu beasiswa tuntas dan beasiswa stimulan.
    “Beasiswa tuntas diberikan kepada 200 penerima pertahun. Artinya lima tahun ada seribu penerima dibiayai tuntas oleh Pemprov Kaltim,” jelasnya.
    Hadi meyakinkan jika betul-betul dikelola dengan baik dan profesional, maka dalam lima tahun ke depan Kaltim akan mencetak 1.000 SDM berkualitas.
    Sebagai informasi kepada masyarakat, syarat untuk menerima beasiswa tuntas, para pemohon tentu harus terdaftar terlebih dulu sebagai mahasiswa. Kemudian, beasiswa tersebut diberikan sesuai kebutuhan untuk kemajuan pembangunan Kaltim. Artinya, mereka yang menerima itu selaras dengan kebutuhan pembangunan Kaltim.
    “Tim ini akan menyeleksi betul-betul. Setiap jurusan berapa yang diberikan. Mulai bidang pendidikan pertanian, kesehatan hingga kedokteran,” jelasnya.
    Dalam pemberian beasiswa tuntas ini, Pemprov Kaltim akan memberlakukan kesepakatan dinas. Maksudnya, mereka yang menerima beasiswa harus menyatakan diri siap mengabdi untuk daerah ini. Jika di kemudian hari tidak bisa mengabdi bagi daerah ini, maka penerima beasiswa wajib mengembalikan biaya yang sudah diberikan Pemprov Kaltim.
    Sedangkan mengenai mahasiswa yang kini belajar di Rusia tetap menjadi perhatian Pemprov Kaltim dalam program beasiswa tuntas.
    “Karena mereka awalnya sudah belajar dan dibiayai oleh pemerintah daerah, maka seharusnya tuntas. Ini menjadi perhatian kami dan harus tuntas. Selanjutnya, ketika mereka kembali tentu harus diberdayakan,” jelasnya.
    Plt Kepala Dinas Pendidikan Kaltim HM Sa’bani mengatakan pembiayaan tuntas maksudnya dibiayai dari awal masuk kuliah hingga empat tahun waktu kuliah.
    Sementara untuk beasiswa stimulan adalah program beasiswa yang secara khusus akan diberikan kepada penerima berprestasi dan membutuhkan beasiswa di tengah studi.
    Misal, jika ada prestasi, atau hal tertentu yang membutuhkan pembiayaan. Maka ada syarat tertentu agar mereka bisa mendapat bantuan. Mereka akan dibantu dengan beasiswa stimulant.
    Adapun untuk tahun ini Pemprov Kaltim menganggarkan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) sebesar Rp90 miliar. Kemudian Rp32 miliar rencana untuk menyelesaikan pembiayaan mahasiswa yang telah belajar di luar negeri hingga tuntas. Contohnya, mereka yang berada di Rusia dan Australia.
    Sedangkan sisanya untuk beasiswa tuntas sebesar Rp58 miliar tahun ini. (jay/sul/adv)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Ratu ArifanzaOktober 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan masyarakat agar memastikan…

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,390 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.