Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Jelang Pemilu ASN dan Non-ASN Diminta Netral
    Diskominfo Kaltim

    Jelang Pemilu ASN dan Non-ASN Diminta Netral

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJanuari 30, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni membuka Sosialisasi Netralitas ASN dan Non-ASN pada Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim di Ruang Mandapa, lantai 5 Hotel Fugo Samarinda, Selasa (30/1/2024).

    Sekda Sri Wahyuni mengatakan aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN memiliki hak politik untuk memilih dan dipilih. Namun ketika memutuskan untuk dipilih maka harus bisa mengambil keputusan dan memilih apakah menjadi ASN/non-ASN atau berkarier di politik.

    “Badan Kesbangpol harus terus menyisir ini, jangan sampai ada ASN/non-ASN kita yang bermain dua kaki. Hidup ini pilihan, berani mengambil keputusan menjadi calon legislatif, harus berani memilih. Harus konsisten, memilih untuk menjadi ASN/non-ASN atau terlibat dalam kegiatan politik praktis,” tegas Sri Wahyuni.

    Sekda Sri meminta kepada peserta sosialisasi ini untuk benar-benar menyimak dan memahami apa yang disampaikan narasumber, sehingga bisa memastikan apa sih yang namanya netral itu.

    “Seorang ASN/non-ASN harus benar-benar tidak melakukan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon. Terlebih di media sosial. Fokuslah pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita. Itu sudah kita lakukan dalam dua bulan terakhir di semua kanal media sosial. Kita harus menghindari gestur dan gimik terkait dengan simbol partai politik atau salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Hindari ini untuk tidak menjadi masalah di kemudian hari,” urai Sri.

    Sri Wahyuni berpesan agar ASN/non-ASN di lingkup Pemprov Kaltim yang jumlahnya sekitar 18 ribu, terdiri dari ASN (10 ribu) dan non-ASN (8 ribu) menjelang pemilihan umum pada 14 Februari 2024 mendatang untuk tetap menjaga sikap dan netralitas.

    “14 hari ke depan kita sudah akan memilih. Saya berharap ASN dan non-ASN menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Menahan diri untuk tidak aktif, misalkan dalam kondisi bertemu dengan salah satu caleg atau pasangan calon presiden dan wakil presiden di bandara, untuk tidak berswafoto atau apapun. Pengendalian diri yang kita perlukan. Sampaikan kepada teman-teman kita di lingkungan pekerjaan untuk tetap menjaga netralitas,” pesannya.

    Sebelumnya, Sekretaris Badan Kesbangpol Ahmad Firdaus Kurniawan mengungkapkan sosialisasi ini diharapkan menjadi solusi dari masalah krusial yang selalu muncul dalam setiap pelaksanaan pemilu, yaitu netralitas ASN/non-ASN. Dimana peserta diharapkan dapat memahami berbagai regulasi terkait ASN/non-ASN dalam pelaksanaan pemilu dengan tujuan utama setiap ASN/non-ASN dapat melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, netral dan bebas intervensi dari politik praktis.

    Tampak hadir, Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Sufian Agus, Ketua Bawaslu Kaltim Hari Darmanto, Budiman (Fisip Unmul) dan Sutarwo (BKD Kaltim) yang bertindak selaku narasumber. Peserta sosialisasi terdiri dari perwakilan seluruh OPD lingkup Pemprov Kaltim, OPD yang menangani bidang kepegawaian dan Badan Kesbangpol kabupaten/kota se-Kaltim.

    ASN/NON ASN Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    AminahOktober 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2024–2029 Jahidin meninggal dunia pada Kamis…

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,386 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.