Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»BKKBN Tekan Angka Stunting dengan Strategi Kontrasepsi
    Diskominfo Kaltim

    BKKBN Tekan Angka Stunting dengan Strategi Kontrasepsi

    AminahBy AminahDesember 1, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sunarto Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) gencar melakukan upaya untuk kurangi angka stunting dengan target 12,83 persen pada 2024. Meskipun beberapa daerah telah berhasil menurunkan angka stunting, beberapa lainnya mengalami peningkatan, menimbulkan kekhawatiran.

    Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim, Sunarto menyoroti pentingnya peran kontrasepsi sebagai alat untuk menekan laju stunting.

    Dengan merinci keterkaitan antara penggunaan kontrasepsi dan stunting, Sunarto menyampaikan bahwa mencegah kehamilan dan kelahiran anak yang tidak diinginkan adalah kunci utama.

    “Saat pasutri menggunakan kontrasepsi, kemungkinan kehamilan yang tidak diinginkan menjadi kecil. Ini berdampak positif terhadap laju peningkatan angka stunting di kemudian hari,” ungkap Sunarto di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Jumat (1/12/2023).

    BKKBN Kaltim sedang gencar menggalakkan sosialisasi penggunaan kontrasepsi, khususnya bagi ibu 4T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu rapat jarak kelahiran, terlalu sering melahirkan). Hal ini dianggap sebagai strategi efektif untuk meminimalkan risiko stunting dengan menghindari kehamilan yang tidak direncanakan.

    Meskipun demikian, Sunarto juga menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati dalam menerapkan kontrasepsi. Ia memahami bahwa setiap pasutri memiliki kondisi yang unik dan penggunaan kontrasepsi harus mematuhi prinsip-prinsip kesehatan dan kebutuhan pasangan tersebut.

    Langkah-langkah pencegahan kehamilan dan kelahiran yang tidak diinginkan diharapkan dapat memperbaiki pemahaman orang tua terhadap tumbuh kembang anak, baik dari segi fisik maupun nutrisi.

    Selain itu, menghindari kelahiran yang tidak direncanakan akan membantu orang tua untuk lebih mampu memenuhi kebutuhan anak mereka, termasuk aspek nutrisi yang esensial.

    Sunarto mengajak masyarakat Kaltim, terutama di Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat, untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau kader di wilayah mereka.

    Program pemberian dan pemasangan kontrasepsi yang diselenggarakan di berbagai fasilitas kesehatan (faskes) dapat diakses secara gratis, sebagai upaya konkret dalam menekan angka stunting.

    “Mari ajak semua masyarakat untuk menggunakan kontrasepsi. Sudah banyak yang gratis. Di puskesmas ada, rumah sakit ada, tinggal datang, konsultasi, gratis,” pungkas Sunarto.

    Upaya ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah preventif, tetapi juga membawa perubahan positif dalam kesejahteraan masyarakat Kaltim.

    Kepala BKKBN Kaltim Stunting Sunarto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026

    Stunting Samarinda Sudah di Bawah Nasional, DPPKB: Tantangan Terbesar Perubahan Perilaku

    Juli 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.