Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    September 15, 2026

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»APBD Masih Rp3 Triliun Belum Terserap, Bupati Kutim Minta Semua OPD Responsif
    Advertorial

    APBD Masih Rp3 Triliun Belum Terserap, Bupati Kutim Minta Semua OPD Responsif

    SeliBy SeliNovember 30, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah menginformasikan per 30 November 2022 kondisi APBD Kutim yang belum terserap masih berada di angka Rp3 triliun dari penetapan Rp4,4 triliun anggaran perubahan.

    Mengingat waktu yang semakin singkat, Bupati Ardiansyah meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan percepatan penyerapan anggaran.

    “Kita minta untuk percepatan penyerapan anggaran. Meski pun waktunya sampai Desember pertengahan,” tegas Ardiansyah, Rabu (30/11/2022).

    Ia menerangkan rendahnya serapan anggaran tersebut diakibatkan beberapa kendala. Di antaranya faktor geografis dimana cakupan wilayah yang begitu luas. Selanjutnya kendala ketersediaan material, infrastruktur jalan yang rusak sehingga penyelesaian program lambat.

    Selanjutnya faktor dari dalam yakni pelelangan yang lambat, belum lengkapnya administrasi dan lainnya.

    Kendati demikian, seluruh OPD diminta untuk inisiatif dan responsif untuk menyampaikan permohonan pencairan anggaran ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim.

    “Semua harus proaktif. Jangan sampai uang itu ngendap di sana (BPKAD). Untuk apa dia ngendap,” ujarnya.

    Kalau pun baru Rp1,4 triliun APBD Perubahan terserap, namun Ardiansyah Sulaiman tetap optimis anggaran tersebut terserap maskimal, sebab sebagian besar kegiatan fisik sudah dikerjakan.

    “Saya optimis bisa terserap,” ujarnya.

    Jika belum terserap maksimal, Kepala BPKAD Kutim Teddy Febrian menerangkan opsinya penambahan waktu kerja dengan sistem bank garansi, di mana pemerintah memberikan tambahan waktu 50 hari kepada SKPD untuk merealisasikan program kerja.

    “Penanganan ada di OPD masing-masing. Mereka juga harus berhitung apakah dalam jangka waktu yang diberikan mereka bisa merealisasikan program kerjanya atau tidak, jika tidak mereka akan dikenai denda yang begitu besar,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, Teddy meminta agar seluruh OPD yang merasa ada kendala saat ini untuk segera berkoordinasi dengan BPKAD atau Inspektorat Kabupaten Kutai Timur.

    “Mari kita sama-sama rembuk agar serapan anggaran bisa maksimal,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    AminahSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Isu pengalihan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah dari Bank Pembangunan…

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.