Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    Juni 1, 2026

    Kasus Dugaan Malapraktik di AWS Jadi Ujian Kepercayaan Publik, Dewas Turun Evaluasi

    Juni 1, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»APBD Masih Rp3 Triliun Belum Terserap, Bupati Kutim Minta Semua OPD Responsif
    Advertorial

    APBD Masih Rp3 Triliun Belum Terserap, Bupati Kutim Minta Semua OPD Responsif

    SeliBy SeliNovember 30, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah menginformasikan per 30 November 2022 kondisi APBD Kutim yang belum terserap masih berada di angka Rp3 triliun dari penetapan Rp4,4 triliun anggaran perubahan.

    Mengingat waktu yang semakin singkat, Bupati Ardiansyah meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan percepatan penyerapan anggaran.

    “Kita minta untuk percepatan penyerapan anggaran. Meski pun waktunya sampai Desember pertengahan,” tegas Ardiansyah, Rabu (30/11/2022).

    Ia menerangkan rendahnya serapan anggaran tersebut diakibatkan beberapa kendala. Di antaranya faktor geografis dimana cakupan wilayah yang begitu luas. Selanjutnya kendala ketersediaan material, infrastruktur jalan yang rusak sehingga penyelesaian program lambat.

    Selanjutnya faktor dari dalam yakni pelelangan yang lambat, belum lengkapnya administrasi dan lainnya.

    Kendati demikian, seluruh OPD diminta untuk inisiatif dan responsif untuk menyampaikan permohonan pencairan anggaran ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim.

    “Semua harus proaktif. Jangan sampai uang itu ngendap di sana (BPKAD). Untuk apa dia ngendap,” ujarnya.

    Kalau pun baru Rp1,4 triliun APBD Perubahan terserap, namun Ardiansyah Sulaiman tetap optimis anggaran tersebut terserap maskimal, sebab sebagian besar kegiatan fisik sudah dikerjakan.

    “Saya optimis bisa terserap,” ujarnya.

    Jika belum terserap maksimal, Kepala BPKAD Kutim Teddy Febrian menerangkan opsinya penambahan waktu kerja dengan sistem bank garansi, di mana pemerintah memberikan tambahan waktu 50 hari kepada SKPD untuk merealisasikan program kerja.

    “Penanganan ada di OPD masing-masing. Mereka juga harus berhitung apakah dalam jangka waktu yang diberikan mereka bisa merealisasikan program kerjanya atau tidak, jika tidak mereka akan dikenai denda yang begitu besar,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, Teddy meminta agar seluruh OPD yang merasa ada kendala saat ini untuk segera berkoordinasi dengan BPKAD atau Inspektorat Kabupaten Kutai Timur.

    “Mari kita sama-sama rembuk agar serapan anggaran bisa maksimal,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    R’syaJuni 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pengingat akan…

    Kasus Dugaan Malapraktik di AWS Jadi Ujian Kepercayaan Publik, Dewas Turun Evaluasi

    Juni 1, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026

    Libur Hari Lahir Pancasila, Edulab Samarinda Dipadati Pengunjung

    Juni 1, 2026

    PTTUN Jakarta Menangkan Kubu Teguh Sumarno, PGRI Kaltim Minta Konflik Internal Disudahi

    Juni 1, 2026
    1 2 3 … 3,114 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.