Reporter: Nada – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Sesuai rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda akan melaksanakan seleksi untuk 440 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada tanggal 4 Maret 2020 nanti, namun pola penyeleksian masih belum ditentukan.
Hal ini disampaikan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda Najib yang ditemui di Hotel Harris, Sabtu (29/2/2020).
“Sekarang kita masih memastikan apakah pola seleksinya kita menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) atau tes tertulis manual,” ungkapnya.
Namun, berdasarkan keputusan, KPU akan menggunakan CAT tidak hanya ke PPK tapi juga ke PPS.
“Cuman, bertepatan dengan informasi yang kami dapat pelaksanaan UNBK menggunakan komputer di masing-masing sekolah, yakni SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 5. Sehingga kita juga kesulitan, tapi kita masih berupaya,” katanya.
Ia menyampaikan KPU akan kembali memastikan di sekolah-sekolah tersebut, dan jika tidak bisa maka tes akan dilakukan secara tertulis atau manual di Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda.
“Untuk pelantikan PPS dijadwalkan tanggal 22 Maret 2020, kemudian masa tanggapan bagi PPS sama dengan PPK, tidak ada yang beda. Kami berharap, jika nanti dari ratusan calon PPS terdapat oknum atau pelamar yang notabennya pernah jadi tim sukses (Timses) atau pernah jadi calon legislatif (Caleg), kemudian integritasnya diragukan dan pernah melakukan sesuatu yang tidak terpuji terkait proses demokrasi terlebih lagi yang incumbent, sekali lagi kami minta masukan dari masyarakat,” tutupnya.
