Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang hingga saat ini masih menunggu e-katalog sebagai acuan harga pembelian barang atau pengadaan tinta Ribbon untuk pencetakkan E-KTP.
“Kami masih menunggu diterbitkannya acuan harga di e-katalog,” kata Plt Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Retno Febriaryanti saat rapat dengan Komisi I DPRD Kota Bontang di Ruang Rapat Lantai 2, Sekretariat DPRD Kota Bontang, Kawasan Bontang Lestari, Senin (2/8/2021).
Ia mengatakan seharusnya pada bulan Agustus 2021 sudah dilelang, jika e-katalognya sudah diterbitkan.
Terkait serapan anggaran Retno Febriaryanti menjelaskan Disdukcapil telah memberikan laporan realisasi anggaran (LRA) pada semester satu. LRA yang ditunjukkan per 30 Juni, serapan anggaran mencapai 41,27 persen.
“Kemudian pada Juli 2021 serapan anggaran mengalami peningkatan menjadi 49,74 persen. Sedangkan untuk pekerjaan fisiknya mencapai 51 persen,” ucapnya.
Retno Febriaryanti mengemukakan Disdukcapil untuk tahun 2021 mendapatkan anggaran dari APBD sebesar Rp8,9 miliar kemudian ditambah dana dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik Rp1,023 miliar.
Menurutnya dalam realisasi penyerapan anggaran telah sesuai target dan tidak ada kendala. Hanya saja untuk realisasi DAK non fisik terdapat kendala pada pengadaan barang yang belum terpenuhi, hal itu karena belum dilakukan lelang contohnya pengadaan tinta untuk pencetakan E-KTP.
“Akibatnya pencapaian serapan anggaran DAK non fisik mengalami kemunduran,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Muslimin mengapresiasi pencapaian serapan anggaran oleh Disdukcapil.
“Pencapaiannya sudah cukup baik, hanya terkendala pada pengadaan tinta Ribbon saja, namun itu tidak terlalu masalah karena tinggal menunggu e-katalog saja,” pungkasnya.
