Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    MUI Kaltim Terbitkan 7 Poin Tausiah, Nyatakan Nikah Batin Haram dan Pelecehan Seksual Dosa Besar

    July 30, 2026

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pemkot Samarinda Tanggapi Keluhan Warga Terkait Tumpukan Sampah di Jalan Cendana
    Pemkot Samarinda

    Pemkot Samarinda Tanggapi Keluhan Warga Terkait Tumpukan Sampah di Jalan Cendana

    SeliBy SeliAugust 19, 202103 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wali Kota Samarinda Andi Harun saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (19/8/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Akmal – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menanggapi serius terkait keluhan warga di Jalan Cendana mengenai tempat pembuangan sampah di tepi jalan yang menumpuk hingga meluber ke badan jalan.

    “Tadi saat rapat dengan PDAM atau Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda mengenai lahan Perumdam dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS), solusi itu masih perlu pertimbangan,” kata Wali Kota Samarinda, Andi Harun di Kantor Balai Kota, Kamis (19/8/2021).

    Andi Harun mengatakan, pihak PDAM memberikan jawaban kalau di lokasi PDAM itu ada banyak sekali jaringan instalasi yang harus dipastikan steril dari segala bentuk pembangunan dan mobilitas baik yang bergerak maupun tidak.

    Menurutnya jika dilihat dari segi teknis untuk dijadikan sebagai lahan TPS maka akan sangat riskan karena di lokasi itu banyak instalasi bawah tanah.

    “Tumpukan sampah itu membuat warga sekitar merasa terganggu sehingga melaporkannya ke Pemkot Samarinda, kemudian kita gelar rapat untuk mencari solusi,” terang Andi Harun.

    “Makanya sekarang sudah ada kesepakatan sementara bersama warga. TPS tersebut dapat digunakan dengan catatan pemerintah harus menyiapkan alat angkut sampah di sana,” tambah Andi Harun.

    Pria yang kerap disapa AH ini menuturkan, tempatnya tetap sama, akan tetapi ketika dirasa sudah cukup banyak tumpukan sampah maka harus segera diangkut guna menghindari terjadinya penumpukan.

    “Tapi solusi itu hanya untuk sementara tidak bisa dalam jangka waktu panjang. Sehingga tadi saya meminta kepada lurah untuk mencari kemungkinan opsi membeli tanah yang memungkinkan dijadikan sebagai TPS,” pinta Andi Harun.

    Lanjut dia, tujuannya agar Pemkot bisa membangun lahan permanen dengan luasan satu kapling. Namun hal tersebut juga harus ada perundingan dengan warga terlebih dahulu.

    Sementara dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nurrahmani menjelaskan waktu 100 hari kerja pasangan Andi Harun dan Rusmadi Wongso mau memindahkan semua TPS yang ada di pinggir jalan.

    “TPS di Jalan Cendana itu kan di pinggir jalan juga, tapi kan sejatinya itu diikuti dengan adanya lahan. Hingga saat ini kita tidak mendapatkan lahan untuk pemindahan, jadi saya bilang ke warga di situ sabar aja dulu,” kata Nurrahmani saat dihubungi melalui telepon seluler.

    Dikemukakannya, selama 100 hari kerja program wali kota. Ia mengaku pernah melakukan rapat dengan camat maupun kelurahan setempat, kemudian ada keluhan karena warga yang membuang sampah selama 24 jam.

    Menurutnya semenjak Jalan Cendana Gang 5B itu dicor, akhirnya warga buang sampah di pinggir jalan. Sehingga merusak estetika dan menimbulkan bau kurang sedap.

    “Akhirnya kami pernah tawarkan solusi. Bagaimana kalau kami berlakukan seperti di Jalan Antasari. Karena jalannya dicor dan TPS-nya ditutup, maka solusinya di jalan cor itu kita siapkan alat angkut,” tutup Nurrahmani.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    June 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    June 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    May 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    March 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    March 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    March 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    MUI Kaltim Terbitkan 7 Poin Tausiah, Nyatakan Nikah Batin Haram dan Pelecehan Seksual Dosa Besar

    SittiJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur (Kaltim) menerbitkan tujuh poin tausiah sebagai…

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.