Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Bagaimana Cara Membuat Video KOSN-XIII? Simak, Berikut Penjelasannya
    Diskominfo Bontang

    Bagaimana Cara Membuat Video KOSN-XIII? Simak, Berikut Penjelasannya

    AdminBy AdminOktober 24, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala seksi bidang peserta didik dan pembangunan karakter disdikbud Botang Rini Fitriani saat memberikan keterangan pers, Jumat (23/10/2020)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Rini Fitriani menjelaskan cara membuat rekaman video pada Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN)-XIII. Rini mencontohkan pada pertandingan pencak silat kategori tunggal SD tahun 2020.

    “Gerakan jurus tunggal dapat berupa video yang direkam di luar atau di dalam ruangan (pencahayaan yang baik dan tidak bias, bila di dalam ruangan, gunakan penerangan yang cukup di dekat arena penampilan dan tidak diwajibkan memakai matras,” kata Rini saat memberikan keterangan pers di Aula Autis Center Bontang, Jumat (23/10/2020).

    Pesilat wajib dalam kondisi 100% posisi tubuh di dalam layar dan posisi kamera berada dalam posisi tengah (center), sesuaikan jarak kamera dengan pesilat. Sehingga seluruh rangkaian gerak masuk dalam tampilan video (in frame) dan statis (tidak ada zoom in/zoom out dan kamera tidak mengikuti pergerakan pesilat) dengan menggunakan penyangga kamera.

    Rekaman video harus dilakukan ketika pesilat sudah dalam posisi menghadap ke kamera sejak posisi awal.

    “Video dikirim dengan minimal resolusi 720 pixel dan dikirimkan tanpa ada edit video (misalnya tulisan, cahaya atau gerakan),” ungkap Rini.

    Selanjutnya, tata cara pengiriman video peserta (upload video). Peserta melaksanakan pendaftaran secara daring pada laman: https://sd.pusatprestasisinasional.kemdikbud.go.id/pertandingan.

    “Pesilat mengirimkan satu video, unggahan rekaman video setiap kabupaten/kota diwajibkan mencantumkan keterangan/lebel nama pesilat dan nama kabupaten/kota. Contoh, nama pesilat#putra#kab/kota. Demikian juga dengan putri,” ujar Rini.

    Peserta menampilkan jurus tunggal baku selama tiga menit terdiri atas tangan kosong dan selanjutnya menggunakan senjata golok/parang dan tongkat. Toleransi kelebihan atau kekurangan waktu adalah 10 detik.

    “Bila penampilan lebih dari batas waktu toleransi waktu yang diberikan akan dikenakan hukuman, berupa pengurangan nilai,” kata Rini.

    Jurus tunggal baku diperagakan menurut urutan gerak, kebenaran rincian teknis jurus tangan kosong dan bersenjata, irama gerak, kemantapan, dan penjiwaan yang di tetapkan untuk jurus ini.

    ” Bila pesilat tidak dapat melanjutkan penampilannya karena kesalahanya, peragaan pesilat yang bersangkutan dinyatakan diskualifikasi,” papar Rini.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Ratu ArifanzaAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – Pagi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026 terasa…

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,306 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.