Maha Raja Rudi Mas’ud
Penulis : Sukri – Editor : Achmad
Insitekaltim, Bontang – Ternyata, Rudi Mas’ud juga piawai dalam urusan berkelakar. Saat jeda waktu makan siang, orang nomor satu di Partai Golkar Kaltim itu tiba-tiba saja melempar joke.

Peristiwanya terjadi saat Rudi Mas’ud yang Anggota DPR RI Dapil Kaltim melakukan reses dan menyapa warga Bontang di Restoran Anjungan Indah, Bontang Kuala, Senin siang (3/8/2020).
Ketika master of ceremony mempersilakan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim itu menikmati santap siang, sekira pukul 13.13 Wita, sejumlah pejabat teras Pemkot Bontang pun menyilakan Rudi Mas’ud untuk mengambil hidangan yang disajikan terlebih dahulu.
Para pejabat itu adalah Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni dan Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam.

“Petuah lama mengatakan, tamu adalah Raja. Tapi bagi saya, tuan rumah itu Maha Raja,” balas Rudi Mas’ud, sontak disambut hangat tawa hadirin.
Rudi pun menyilakan Wali Kota Neni Moerniaeni dan para tokoh Bontang untuk menikmati hidangan lebih dulu, ketimbang dirinya yang tamu dan usianya lebih muda.
Salah satu tokoh yang hadir adalah mantan Wali Kota Bontang H Sofyan Hasdam, yang tak lain adalah suami dari Hj Neni Moerniaeni, wali kota Bontang.
Tak cukup di situ, Rudi Mas’ud masih melanjutkan joke-nya, saat melirik beberapa pengurus Angkatan Muda Pembaruan Golkar (AMPG) yang setia mendampinginya. Tampak Ketua AMPG Kaltim Nidya Sulistiyono.
“Pasukan AMPG, ayo maju. Mereka ini termasuk pasukan berani mati, tapi takut lapar. Jadi harus maju,” canda Rudi lagi.

Saat reses ini, Rudi Mas’ud juga didampingi istri tercinta, Hj Syarifah Suraedah. Kemesraan keduanya terlihat kala berboncengan menggunakan sepeda motor matic melintasi jalan jembatan kayu Bontang Kuala yang dikenal unik sejak dulu. Acara serap aspirasi warga itu pun berakhir sekitar pukul 15.00 Wita.
Saat kembali menuju parkir kendaraan, Rudi memilih berjalan kaki di atas jembatan kayu sepanjang sekitar 500 meter, sekaligus melihat lebih dekat kehidupan warga Bontang Kuala ditemani warga dan sejumlah pengurus Partai Golkar lainnya.
