Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DOB Samarinda Seberang Kembali Didengungkan, Komisi I Siapkan Raperda
    DPRD Samarinda

    DOB Samarinda Seberang Kembali Didengungkan, Komisi I Siapkan Raperda

    AdminBy AdminJanuari 29, 202003 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Daerah Otonomi Baru (DOB) Samarinda Seberang kembali menjadi perbincangan apalagi setelah ibu kota negara (IKN) ditetapkan di Kaltim.

    Diketahui sebelumnya DOB itu sudah membentuk panitia. Hal ini disampaikan oleh Joha Fajal Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

    “Mungkin karena ketua tidak ada ditempat sehingga teman-teman pemuda dari seberang Loa Janan dan Palaran bahwa ini harus didengungkan makanya mereka meminta hearing untuk mempertanyakan itu,” ungkapnya yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/1/2020).

    Ia mengatakan, pada prinsipnya DOB ini memang harus berjalan sesuai dengan apa yang dikawal oleh masyarakat.

    “Karena semua komponen pemerintah kota itu juga memberi dukungan. Bukti-bukti memberi dukungan dengan adanya terbentuk panitia bahkan akademisi itu sudah ada presentase sosialisasi,” terangnya.

    Ia menyatakan permalasahan DOB ini karena baru tiga kecamatan.

    “Sedangkan dalam ketentuan itu lima kecamatan. Mempercepat memekarkan kelurahan dan kecamatan. Ini sudah dilakukan dari Kecamatan Loa Janan Ilir,” tambahnya.

    Joha, sapaannya, menyampaikan dari lima kelurahan akan dimekarkan menjadi sembilan.

    “Samarinda Sebarang, dari enam kelurahan menjadi tujuh. Palaran dari lima kelurahan menjadi dua belas,” lanjutnya.

    Menurut Joha, Komisi I akan mengupayakan terkait perencanaan pemekaran termasuk anggarannya dan sudah direncanakan sebaik mungkin, termasuk Perda juga harus ada.

    “Kalau semua sudah berjalan sesuai dengan ketentuan syarat baru kami ke kementerian. Kaitan dengan keinginan masyarakat Loa Janan dan Palaran ini untuk meminta dipisah dari Samarinda. Ini kan kemauan masyakat secara menyeluruh. Pemerintah beri dukungan masyarakat punya keinginan tidak ada yang sulit,” kata Joha.

    Rudiansyah R Ketua Forum DOB Samarinda Seberang menuturkan bahwa tidak ada dualisme.

    “Pada prinsipnya kami bersama dewan presidium sebelumnya adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Gerakan kami lebih kepada membangun sosialisasi, membangun mindset masyarakat agar bahwa DOB ini dapat diterima masyarakat,” tegasnya.

    Ia mengaku sampai saat ini dirinya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan akademisi serta birokrasi. Langkah selanjutnya adalah dirinya akan menyelenggarakan forum grup diskusi yang nanti akan melahirkan naskah akademis.

    “Artinya ini kebutuhan karena sekali lagi kami tidak menafikan pembangunan di seberang itu ada. Kenapa harus jadi otonomi baru, karena memang takdirnya seperti itu, dari sisi luas wilayah dari sisi penduduk,” bebernya.

    Diakhir wawancara, alasan mendasar adanya DOB karena Samarinda saat ini penuh dengan persoalan.

    “Dia (Samarinda) sangat tidak ideal. Mengingat bahwa menjadi Ibu Kota provinsi belum lagi bebannya terlalu tinggi. Saya pikir DOB juga untuk menjadi sebuah daerah yang sejahtera maju secara infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Memang BOD ada kebutuhan dan harga mati,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Novan Dorong Pemuda Berdaya Saing, Soroti Penyeragaman Sekolah di Samarinda

    Agustus 17, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) masih mengupayakan tambahan anggaran…

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Dua Prodi IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran hingga September, Ada Gratispol

    Agustus 17, 2026

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Agustus 17, 2026
    1 2 3 … 3,281 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.