
Reporter: Hilda – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati sebut ada banyak pekerjaan rumah (PR) harus diselesaikan Kaltim di usianya yang semakin matang.
Dikatakan Puji, ia menyaksikan sendiri bagaimana Kaltim merayap perlahan menuju perubahan yang dilihat dari segi sumber daya masyarakat, infrastruktur serta birokrasi. Meski begitu, ia menyadarkan agar tidak terlena dengan capaian Kaltim saat ini.
“Jangan terlena karena kita masih memiliki pekerjaan rumah (PR) banyak dan besar dengan ditunjuknya Kaltim sebagai IKN. Diperlukan persiapan baik itu infrastruktur dan faslitas, tapi juga SDM Kaltim untuk mau dan bisa sejajar dengan daerah lain untuk menerima perubahan yang ada,” ujarnya saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi dengan agenda HUT Kaltim ke-63, Rabu (8/1/2020).
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pembangunan IKN memberi dampak dari berbagai sisi. Dampak positifnya sendiri ekonomi kerakyatan akan tumbuh pesat baik itu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun usaha berskala besar.
Namun yang paling penting adalah dampak negatifnya seperti kenalakan remaja, narkoba, dan yang paling marak saat ini adalah pelecehan seksual sesama jenis yang harus diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, hal itu dapat dicegah dengan memberikan pendidikan yang tepat di usia emas anak.
“Karena pendidikan dasar ini sangat krusial dan fundamental bagi bangsa. Jangan sampai golden age itu dilewatkan begitu aja karena merekalah yang menjadi kualitas Kaltim 25 tahun yang akan datang,” pungkasnya.
