Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Rusman Ya’qub : Buat Kebijakan Publik yang Berorientasi, untuk Lebih Lindungi Perempuan dan Masa Depan Anak
    DPRD Kaltim

    Rusman Ya’qub : Buat Kebijakan Publik yang Berorientasi, untuk Lebih Lindungi Perempuan dan Masa Depan Anak

    AdminBy AdminNovember 6, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nada – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Berbagai kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak dibawah umur, terjadi di sejumlah kabupaten dan kota, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.
    Dari beberapa kasus yang akhir-akhir ini terjadi, justru kerap dilakukan orang terdekat korban. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub saat dihubungi via telepon oleh Insitekaltim.com, Rabu (06/11/2019).
    Ia mengkritik, kasus tersebut tidak boleh ada pembiaran. Pemerintah provinsi harus ambil tindakan, seperti melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan.
    “Termasuk sosialisasi sampai ditingkat bawah. Mestinya kebijakan kita bisa berorientasi kepada upaya mengurangi dampak sosial terhadap kasus perempuan dan anak dibawah umur, khususnya sektor perkotaan, meskipun kasusnya tidak lagi hanya di kota-kota tapi sudah merambah ke seluruh kawasan,” jelasnya.
    Disisi lain, saat ini masyarakat Indonesia, khususnya Kaltim sendiri memang sudah dihadapkan pada dunia yang sudah tanpa batas (daring) melalui penggunaan internet. Paparan konten-konten negatif, menjadi salah satu yang saat ini bisa menjadi pemicu timbulnya alasan pelaku melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak dibawah umur.
    “Ini akibat dari efek kemajuan teknologi, karena kita tidak ada alat atau regulasi untuk menjaring itu. Sementara kesiapan masyarakat dalam penggunaan internet positif untuk menggunakan internet dengan arif dan bijak, belum ada edukasi yang mendasar untuk itu, masih sporadis (tidak merata),” tambahnya.
    Ditanya tentang Kota Samarinda yang salah satunya mendapat predikat kota layak anak, dirinya menjawab kebijakan  yang berlaku harus bisa melindungi.
    “Di seluruh kawasan kabupaten dan kota termasuk Samarinda sendiri harus membuat kebijakan publik yang berorientasi untuk lebih melindungi perempuan dan masa depan anak,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    PDIP Tak Goyah Meski Paripurna Batal, Hak Angket Tetap Didorong

    Juni 12, 2026

    Tingkat Kepuasan Presiden Capai 68,2 Persen, Publik Nilai Kinerja Prabowo-Gibran Positif

    Juni 12, 2026

    Golkar Tegas Tolak Hak Angket, Usulan terhadap Gubernur Kaltim Masih Prematur

    Juni 11, 2026

    Patuh Pada Partai, PAN Klaim Tak Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket

    Juni 10, 2026

    Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi

    Juni 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    R’syaJuni 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan orang tua harus berperan aktif…

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Skateboard Makin Diminati, KIS Kaltim Buka Ruang bagi Pemula

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.