Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    Juli 17, 2026

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»7 Catin Di Sangatta Utara Berisiko Stunting, DPPKB Kutim Turun Tangan
    Diskominfo Kutim

    7 Catin Di Sangatta Utara Berisiko Stunting, DPPKB Kutim Turun Tangan

    SeliBy SeliAgustus 14, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Pernikahan dini di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih saja terjadi, kejadian tersebut pada umumnya terjadi akibat kecelakaan hamil diluar nikah namun juga ada akibat tradisi perjodohan.

    Pernikahan dini pun memberikan pengaruh pada angka stunting akibat kekurangan gizi pada anak yang terjadi sejak dalam kandungan.

    Meski demikian, penekanan angka stunting menjadi tugas pemerintah daerah lewat beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) salah satunya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur.

    Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim, Ani Saidah mengatakan bahwa hamil diluar nikah pada anak usia dini masih saja terjadi di Kabupaten Kutim.

    Berdasarkan hasil sampel di semester pertama yakni Januari-Juni 2023, dengan lokasi uji coba di Kecamatan Sangatta Utara ditemukan 7 kasus calon pengantin (Catin) beresiko melahirkan anak stunting.

    Beberapa hal yang menjadi penyebab diantaranya kelebihan maupun kekurangan berat badan berisiko menimbulkan berbagai masalah saat masa kehamilan.

    “ Jika terlalu kurus dikhawatirkan bayi mengalami berat badan lahir rendah (BBLR) akibat tidak terpenuhinya gizi janin selama dalam kandungan.,”ungkap Ani Saidah kepada insitekaltim di ruang kerjanya, Senin (14/8/2023).

    Tidak terpenuhi kebutuhan zat besinya karena kurangnya mengonsumsi sayuran, hamil di usia sangat mudah serta karena faktor ekonomi.

    Meski demikian, DPPKB Kutim sudah mengupayakan agar anak yang dilahirkan oleh Catin tidak terkena stunting lewat pemberian tambahan gizi serta sosialisasi pada calon-calon pengantin.

    “Nah kemarin itu ada anak perempuan usia 16 tahun dan lakinya usia 20 tahun.Kita kerja sama dengan pengadilan agama karena mereka (Catin) yang mengajukan dispensasi,” kata Ani Saidah.

    Namun ia mengaku perlu perhatian terhadap Catin dari 17 kecamatan lainnya yang belum tersentuh DPPKB Kutim. Upaya ini akan dilakukan berlanjut sebab berdasarkan sampel peluang stunting akibat pernikahan dini cukup besar.

    “Makanya kami upayakan ke kecamatan-kecamatan dengan dibantu oleh bidan,PKK dan kader posyandu.Tahun depan tentunya kita pusatkan perhatian pada Catin anak usia dini di seluruh daerah,” pungkasnya.

    Ani Saidah DPPKB Kutim OPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    Optimalkan Intervensi Stunting, DPPKB Samarinda Sinkronkan Data Posyandu

    Juli 2, 2026

    Harum Tegaskan Belanja OPD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Juni 23, 2026

    Anggaran Terbatas, ASN Samarinda Diminta Tetap Responsif Layani Masyarakat

    Maret 12, 2026

    Inspektorat Samarinda Audit Lima Oknum OPD Terkait Laporan Pedagang Pasar Pagi

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    R’syaJuli 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan kendala pengelolaan anggaran maupun persoalan administratif tidak…

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026

    Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Duel Dominasi La Roja Kontra Mental Juara Albiceleste

    Juli 17, 2026

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026
    1 2 3 … 3,221 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.