Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Harum Hampiri Festival Layang-layang Hingga Disuguhkan Reog Ponorogo
    Politik

    Harum Hampiri Festival Layang-layang Hingga Disuguhkan Reog Ponorogo

    Adit MustafaBy Adit MustafaOktober 15, 2024Updated:Oktober 15, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Cagub Rudy Mas'ud saat mengunjungi lombah layang layang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tradisi budaya semakin mendapat tempat di hati masyarakat Kalimantan Timur, salah satunya melalui Festival Layang-layang, yang diadakan oleh Relawan Rudy-Seno, Koalisi Pemuda Simpati (Kopasti) Kota Samarinda.

    Teks: Rudy Mas;ud saat mengunjungi lombah layang layang disuguhi Reog Penerogo di Bandara Temindung

    Acara yang diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur, seperti Balikpapan, Bontang, Samarinda, Sangatta dan Tenggarong, berlangsung di eks Bandara Temindung, Lapangan Temindung Permai, Samarinda pada Minggu, (13/10/2024).

    Sejak pukul 08.00 WITA, layang-layang beraneka warna menghiasi langit Samarinda, bersaing di tengah hembusan angin. Selain kompetisi seru antar layang-layang, acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni Reog Ponorogo, memberikan warna tradisional yang kental dalam festival ini.

    Pelestarian budaya ini tidak hanya menjadi agenda lokal, namun telah merambah panggung internasional, menggaungkan warisan leluhur yang mendunia.

    Ketua Panitia, Perli mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat luar biasa para peserta dalam mengikuti lomba layang-layang aduan yang sudah dua kali diselenggarakan di lokasi yang sama.

    “Alhamdulillah, pesertanya luar biasa. Ini adalah kali kedua kita menggelar lomba layang-layang di eks Bandara Temindung. Tradisi layang-layang, yang kini juga diperlombakan di Pekan Olahraga Nasional (PON), harus terus dibina dan dilestarikan. Tradisi ini adalah milik rakyat dan tidak bisa kita kesampingkan,” ungkap Perli.

    Perli juga menekankan pentingnya peran masyarakat dan komunitas untuk terus melaksanakan kegiatan seperti ini agar tradisi layang-layang tidak punah.

    “Jika tidak ada yang peduli atau melakukan pembinaan, layang-layang tidak akan hidup. Ini sudah internasional, layang-layang itu sudah diakui di panggung dunia, jadi kita harus bisa menjaga agar tradisi ini tetap semarak di Kalimantan Timur,” tambahnya.

    Layang-layang Indonesia sendiri masuk ke kancah internasional pada tahun 1997 saat dipamerkan pada festival layang-layang di Prancis. Layang-layang yang dipamerkan adalah Kaghati Kolope, layang-layang tradisional dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, yang diperkirakan berusia sekitar 4.000 tahun.

    Hal tersebut menjadi kehormatan bagi Indonesia sebagai negara penemu dan pembuat layang-layang pertama di dunia menurut penelitian Wolfgang, seorang ahli layang-layang kelas dunia dari Jerman, tahun 1997.

    Lebih lanjut, Salah satu momen istimewa dalam festival layang-layang aduan di Samarinda ini adalah kehadiran calon gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Rudy mampir ke lokasi lomba untuk menyaksikan langsung antusiasme peserta di tengah panasnya cuaca.

    Kehadiran Rudy menjadi simbol pemimpin yang mampu merangkul dan terjun langsung ke masyarakat.

    “Rudy Mas’ud datang ke acara ini, melihat langsung bagaimana panasnya para peserta yang berkompetisi di bawah terik matahari,”ucapnya Perli Kepada MSI Group.

    “Ini adalah sosok pemimpin yang dibutuhkan, pemimpin yang bisa merakyat dan tidak segan datang ke acara seperti ini,” tambahnya..

    Selain mengapresiasi kehadiran Rudy Mas’ud, Perli juga berharap jika Harum (panggilan akrab Rudy Mas’ud) terpilih menjadi gubernur, ia akan tetap memberikan perhatian khusus pada tradisi budaya lokal, seperti layang-layang dan Reog Ponorogo.

    Perli mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah agar tidak diambil alih oleh negara lain.

    “Harapan saya, gubernur yang seperti Rudy ini bisa terus memperhatikan layang-layang dan kesenian reog, khususnya yang ada di Samarinda dan Kalimantan Timur secara umum. Jangan sampai budaya kita diakui oleh negara tetangga,” tegas Perli.

    Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya lokal yang telah diakui dunia. Dengan adanya dukungan dari masyarakat dan pemimpin yang peduli, tradisi ini akan terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

    Selain layang-layang, penampilan Reog Ponorogo juga menjadi daya tarik tersendiri dalam festival ini. Pertunjukan seni tradisional asal Jawa Timur ini semakin memperkaya ragam budaya yang dihadirkan dalam acara tersebut, menambah semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

    Festival Layang-layang dan Reog Ponorogo ini menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal, jika dilestarikan dan didukung penuh, bisa menjadi aset yang mendunia, memperkuat jati diri dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur.

    layang layang Reog Penerogo Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    Gubernur Sebut PLTA Long Bagun Investasi Masa Depan, Rp13 Triliun Disiapkan Bangun Pusat Energi Baru

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Masih Tunggu Surat NasDem, Proses PAW Kamaruddin Ibrahim Belum Dijadwalkan

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Kantongi Restu Kemendagri, Paripurna Penetapan Hak Angket Dijadwalkan 10 Juni

    Mei 25, 2026

    90 Ribu Kuota Tersisa Hingga Juni, Harum Ingatkan Mahasiswa Segera Daftar Gratispol

    Mei 24, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    R’syaMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dyah…

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.