Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengguna Narkoba Bukan Sekadar Dipenjara, Tapi Harus Direhabilitasi

    Juni 30, 2026

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    Juni 29, 2026

    Bursa Transfer Jadi Panggung Kedua Sepak Bola, Drama di Luar Lapangan Tak Kalah Sengit

    Juni 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»16 Merek Beras di Kaltim Tak Penuhi SNI, Firnadi Minta Penguatan Produksi Lokal
    DPRD Kaltim

    16 Merek Beras di Kaltim Tak Penuhi SNI, Firnadi Minta Penguatan Produksi Lokal

    SittiBy SittiAgustus 10, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Hasil uji yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim menemukan hanya satu dari 17 merek beras yang beredar di pasaran memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Sisanya, 16 merek dinyatakan tidak sesuai standar. Temuan ini memunculkan potensi penarikan produk, yang dinilai bisa berdampak pada inflasi jika pasokan beras terganggu.

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan mengapresiasi langkah DPPKUKM dalam mengungkap kondisi tersebut. Namun, ia mengingatkan perlunya penjelasan menyeluruh kepada masyarakat terkait dampak dan tindak lanjutnya.

    “Dari segi kesehatan mungkin aman, tapi masyarakat dirugikan karena seharusnya mendapatkan kualitas yang lebih baik dengan harga yang dibayar. Kalau ada oplosan, kualitasnya jadi tidak bagus,” kata Firnadi pada Jumat 8 Agustus 2025.

    Ia menilai kerugian yang dialami masyarakat bersifat abstrak karena tidak langsung terlihat, namun tetap signifikan. Menurutnya, situasi ini sekaligus membuka peluang bagi petani lokal untuk mengisi pasar jika terjadi penarikan produk non-SNI.

    “Kalau itu ditarik, petani-petani kita juga harus dibina terus. Pusat-pusat kulakan beras, produksi padi, dan penggilingan lokal harus berproses lebih baik,” ujarnya.

    Firnadi mencontohkan keberadaan Koperasi Unit Desa (KUD) di sejumlah daerah yang sudah mampu memproduksi beras berkualitas. Ia meyakini produk lokal tidak kalah bersaing dengan beras premium jika mendapat pembinaan dan dukungan berkelanjutan.

    “Saya di daerah banyak lihat KUD yang memproduksi beras sendiri. Itu harus dibina supaya bisa menjadi alternatif pasokan yang memenuhi standar,” tambahnya.

    Meski potensi penarikan beras non-SNI dikhawatirkan memicu kenaikan harga, Firnadi menilai koordinasi lintas pihak penting dilakukan agar kebijakan pengawasan mutu tidak berdampak negatif pada ketersediaan pangan.

    Ia juga mendorong dinas terkait untuk memperkuat peran petani lokal dan pelaku usaha penggilingan beras agar mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus menjaga kualitas sesuai standar.

    “Kepercayaan masyarakat lahir dari kualitas dan akuntabilitas. Kalau mutu terjaga, pasokan cukup, dan harga wajar, itu akan mendukung kestabilan ekonomi daerah,” tutupnya.

    16 Merek Beras DPPKUKM Kaltim Firnadi Ikhsan SNI
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pengguna Narkoba Bukan Sekadar Dipenjara, Tapi Harus Direhabilitasi

    SittiJuni 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, mengatakan, penanganan penyalahguna narkoba di…

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    Juni 29, 2026

    Bursa Transfer Jadi Panggung Kedua Sepak Bola, Drama di Luar Lapangan Tak Kalah Sengit

    Juni 29, 2026

    Jabat Kadiskominfo, Ririn Sari Dewi Bertukar Posisi Dengan Faisal, Kini Pimpin Dispar

    Juni 29, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026
    1 2 3 … 3,180 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.