Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Zulkifli: Kami Cuma Ingatkan Komitmen PKT, Pemkot Klaim Tak Ingin Kuasai Wanatirta
    Advertorial

    Zulkifli: Kami Cuma Ingatkan Komitmen PKT, Pemkot Klaim Tak Ingin Kuasai Wanatirta

    MartinusBy MartinusNovember 6, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang – Pemkot Bontang mengklaim bahwa pihaknya bukan ingin menguasai aset PT Pupuk Kaltim. Namun justru hanya ingin mengingatkan
    komitmen Pupuk Kaltim terkait pelestarian lingkungan.
    Asisten II Setda Bontang Zulkifli, menuturkan bahwa penetapan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam Perda nomor 11 tahun 2012 bermaksud untuk menguatkan komitmen Pupuk Kaltim yang melestarikan hutan kota Wanatirta. “Bahkan, sejak dulu Pupuk Kaltim mencoba melakukan rehabilitasi lahan serta pengayaan flora dan fauna,” jelas Zulkifli saat menggelar konferensi pers di Rujab Wali Kota Bontang bersama Pj Sekda Bontang, Senin (5/11/2018)
    Bahkan, lanjutnya, dari laporan yang diterima sudah terdapat 113.000 pohon yang sudah ditanam di hutan Wanatirta. Hal tersebut tentu menjadi satu kebanggan bagi masyarakat Bontang dan Pupuk Kaltim sendiri. Namun, ketika revisi Perda RTRW dilakukan pemerintah, Pupuk Kaltim mengusulkan perubahan peruntukkan dari hutan kota Wanatirta.
    “Padahal, sebelumnya pada revisi Perda RDTR nomor 1 tahun 2016, Pupuk Kaltim sudah mengajukan perubahan peruntukkan Taman Cibodas menjadi area perkantoran. “Itu sudah kami coba penuhi sebagai kerja sama kami, karena kami memahami rencana pengembangan industrinya,” bebernya.
    Namun, usulan perubahan Wanatirta, Zulkifli menyatakan bahwa Pemkot Bontang tak bisa mengabulkannya. Karena sudah ditetapkan sejak 2004 hutan Wanatirta sebagai kawasan RTH melalui SK direksi. “Ini yang kami pertahankan, komitmen dari mereka (Pupuk Kaltim, Red),” imbuhnya.
    Mengingat dalam usulan perubahan peruntukkan, sesuai dengan masterplan-nya terdapat zona perumahan baru, club house, university, hospital, office park, shopping arcade, convention center, mice, dan hotel. “Sejak adanya usulan itu, kami berproses dan difasilitasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR),” terang dia.
    Pemkot, tentunya akan tetap mempertahankan hutan Wanatirta sebagai penyangga lingkungan agar tidak terjadi dampak lebih luas dengan adanya kegiatan industri. “Pemkot Bontang sama sekali tidak ada maksud menguasai aset. Aset tetap dikuasai mereka, dan kami mencoba mempertahankan fungsinya,” tegas Zulkifli.
    Baik itu fungsi resapan air, fungsi keanekaragaman hayati, dan fungsi keseimbangan lingkungan. Harapannya bisa tetap dijaga kelestarian hutan di Bontang. Kami berharap ada titik temu, dan semoga Pupuk Kaltim legowo bahwa ini untuk kepentingan masyarakat luas, bukan pemerintah,” pungkasnya.
    Sebelumnya, saat rapat koordinasi di Kementerian ATR, Wali Kota Bontang Neni tetap mempertahankan hutan Wanatirta. Mengingat Tim Perda RTRW dari Pemkot dengan hasil kajian baik dari LAPI dan ITB menunjukkan kondisi yang ada, bahwa hutan Wanatirta berfungsi untuk keaneka ragaman hayati, menjaga iklim mikro, menjaga resapan air bawah tanah serta menyediakan udara bersih.
    “Dan yang paling penting adalah hutan Wanatirta untuk sustainable kota kedepan dengan lingkungan yang bersih dan sehat,”mintanya.(bie)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    IraSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keterbatasan anggaran tidak menghentikan pembinaan olahraga di Kota Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda…

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.