Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Yan Sebut Tunjangan Beras Anak Istri Guru PNS Sudah Tidak Layak
    DPRD Kutim

    Yan Sebut Tunjangan Beras Anak Istri Guru PNS Sudah Tidak Layak

    SeliBy SeliJuni 7, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Keluhan guru PNS terkait tunjangan beras anak istri masih rendah akhirnya direspon oleh Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutim.

    Harga Rp6 ribu per kg menjadi dasar tunjangan beras 10 kg per anak istri guru PNS sudah tidak sesuai dan tidak sebanding dengan harga beras di pasaran.

    Menurut Ketua Komisi D DPRD Kutim Yan, penetapan harga tersebut memang tidak logis dengan harga beras yang kini mencapai Rp15 ribu per kg.

    Dasar tunjangan tersebut cukup merugikan para guru, dimana mereka harus membeli beras dengan harga dua kali lipat dari tunjangan yang diberikan.

    Yan meminta agar pemerintah pusat maupun daerah mengevaluasi penetapan harga tersebut.

    “Memang sudah tidak masuk akal tunjangan beras masih Rp6 ribu, sementara harga beras sekarang Rp15 ribu. Pemerintah perlu evaluasi penetapan ini,” ujarnya kepada Insitekaltim di Sekretariat DPRD Kutim, Senin (5/6/2023).

    Ia juga meminta para guru PNS untuk bersurat pengaduan ke DPRD Kutim agar menjadi dasar digelar rapat dengan pendapat (RDP) dengan pemerintah atau instansi terkait.

    Melalui rapat tersebut akan ditentukan langkah dan upaya agar regulasi yang mengatur penetapan harga bisa berubah atau ditetapkan opsi lain penambahan tunjangan beras anak istri guru PNS.

    “Harus bersurat dulu agar ada dasar kita untuk berdiskusi dengan pemerintah terkait hal ini,” terangnya.

    Lebih lanjut ia meminta maaf atas kurang perhatiannya kepada para guru PNS Kutim karena dianggap selama ini baik-baik saja.

    “Kami minta maaf, karena fokus kita selama ini hanya guru PPPK dan honorer, padahal guru PNS juga ada problem,” tandasnya.

    DPRD PNS RDP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Aturan Sekolah Kedinasan Terbit, Lulusan Tetap Berpeluang Jadi CPNS

    Juli 19, 2026

    Status Hukum Dicabut, Pemilik Cafe Pesona Sambut Baik Hasil Mediasi DPRD Samarinda

    Maret 11, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Pembangunan Puskesmas Sidomulyo Berdasarkan Penguasaan Itikad Baik

    Februari 26, 2026

    Yonavia Minta Dokumen Izin PT HKI dan PT BNP untuk Verifikasi

    Agustus 13, 2025

    DPRD Kaltim akan Bentuk Tim Lintas Komisi Tindak Lanjuti Sengketa Dua Pabrik Sawit di Kutai Barat

    Agustus 12, 2025

    DPRD Kaltim Setuju Penguatan DMI Lewat Skema Dukungan Terpadu

    Agustus 5, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.