Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Warga Sambutan Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan ke DPRD Kaltim
    DPRD Kaltim

    Warga Sambutan Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan ke DPRD Kaltim

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Gelapnya kawasan Jalan Nasi Bekepor, RT 36, Kelurahan Sambutan menjadi sorotan warga saat pertemuan reses dengan Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur Ananda Emira Moeis, Kamis (7/11/2024).

    Warga mengeluhkan minimnya penerangan di area permukiman tersebut yang dianggap berisiko bagi keamanan dan kenyamanan mereka di malam hari.

    Dalam sesi tersebut, Nanda—sapaan akrab Ananda Emira Moeis—secara langsung mendengarkan keprihatinan warga yang mendesak perhatian pemerintah untuk segera menambah lampu penerangan jalan umum (LPJU) di wilayah mereka.

    “Kalau malam, kawasan ini gelap sekali karena minimnya lampu jalan. Ini sangat berisiko bagi keselamatan warga,” ungkap Nanda.

    Minimnya LPJU di Jalan Nasi Bekepor menjadi momok tersendiri bagi warga yang sering beraktivitas hingga larut malam. Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar jalan tersebut memiliki pencahayaan memadai untuk menjamin keamanan mereka.

    Nanda menyampaikan pentingnya tanggapan cepat dari pemerintah dalam menangani masalah seperti ini. “Pemerintah harus lebih memperhatikan daerah permukiman yang minim penerangan. Jalanan yang gelap rawan berbagai ancaman, dan ini seharusnya menjadi prioritas,” ujarnya.

    Kondisi penerangan yang tidak merata di beberapa wilayah di Samarinda masih menjadi persoalan yang memerlukan solusi dari pemerintah. Meskipun beberapa titik di kota sudah dilengkapi LPJU, wilayah permukiman padat seperti di Jalan Nasi Bekepor masih membutuhkan penambahan fasilitas tersebut.

    Nanda menegaskan bahwa pemerataan penerangan jalan adalah upaya untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga, terutama di wilayah yang belum tersentuh LPJU.

    “Pemasangan LPJU di pemukiman padat seperti di Jalan Nasi Bekepor penting untuk kenyamanan dan keamanan warga,” imbuhnya.

    Sebagai langkah konkret, Nanda berjanji akan menyampaikan keluhan warga ini kepada instansi terkait agar segera dilakukan pembangunan LPJU di wilayah yang minim penerangan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi risiko yang mengancam warga, terutama bagi mereka yang masih berkegiatan di malam hari.

    Ananda Emira Moeis DPRD Kaltim LPJU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Ratu ArifanzaOktober 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kota Samarinda berpeluang mendapatkan dukungan anggaran dari APBN 2027 untuk pengembangan transportasi…

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.