Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026

    PAN-NasDem Minta Empat Raperda Kaltim Tak Tumpang Tindih Kewenangan

    Agustus 10, 2026

    Bukan Sekadar Lomba, SDN 010 Samarinda Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Lewat HUT RI

    Agustus 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Warga Keluhkan Tagihan Listrik Naik, DPRD Bontang Panggil PLN
    Advertorial

    Warga Keluhkan Tagihan Listrik Naik, DPRD Bontang Panggil PLN

    AdminBy AdminMei 15, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Yuli – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang –Komisi II dan Komisi III DPRD Bontang, gelar pertemuan dengar pendapat bersama pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Bontang. Pertemuan kedua belah pihak digelar diruangan rapat Sekretariat DPRD Bontang, Jumat (15/5/2020) di Bontang Lestari Kota Bontang.

    Rustam Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, mempertanyakan segala keluhan warga yang didapatkan, salah satunya tagihan listrik non-subsidi yang melonjak naik pada bulan lalu. Tidak hanya itu warga juga mengeluhkan PLN kerap kali melakukan pembongkaran paksa pada trafo warga tanpa pemberitahuan pemilik rumah.

    “Saya banyak mendapatkan laporan warga mereka mengeluhkan pembayaran listrik pada april lalu yang melonjak naik drastis dari bulan bulan sebelumnya, apakah ini merupakan subsidi silang,”sebut Rustam.

    Menanggapi pertanyaan tersebut, Dwi Ferry Arianto Manajer, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bontang, membantah kenaikan listrik yang melonjak di bulan lalu, bukan subsidi silang, melainkan berdasarkan pemakaian masing masing.

    “Lonjakan tarif itu tidak ada. Kenaikan itu bisa cek. Semisalnya beli voucer listrik Rp 100 ribu dapatnya berapa KWH. Terus lakukan perbandingan antara pembelian bulan sebelumnya dengan yang sekarang, saya pastikan hasilnya akan sama,”jelasnya

    Dwi, mengaku rekening dengan pemakaian bulan April dan Maret tidak dilakukan pencatatan meter, karena banyak daerah yang melakukan karantina wilayah, lantaran ada pandemi Covid-19. Sehingga besaran beban tagihan listrik mengacu pada perhitungan pemakaian rata-rata selama 3 bulan sebelumnya, yakni Desember, Januari dan Februari.

    “Selama adanya pandemi memang kita tidak melakukan pencatatan meteran, jadi kami melakukan perhitungan dari tiga bulan sebelumnya yaitu terhitung Desember sampai Febuari, pemakaian tersebut kita tambahkan lalu di bagi 3. Hasil tersebut kami ambil yang merupakan angka rata rata dari pemakaian,”jelasnya.

    Ia, mengatakan ada sekitar 181 pelanggan PLN mengalami kenaikan tagihan pembayaran. Dari 181 orang itu telah mendatangi Kantor PLN untuk berkeluh kesah.

    “Kami sudah kasih penjelasan, dari 181 itu kami menemukan ada 3 pelanggan mengalami kenaikan karena ada kekeliruan pencatatan KWH meter, tetapi semuanya sudah clear,” terangnya.

    Dwi mengingatkan, kepada masyarakat agar tak terjadi kekeliruan kembali. Ia meminta masyarakat melakukan pencatatan secara mandiri dengan melaporkan stand meter pelanggan ke nomor WhatsApp PLN 08122-123-123.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PAN-NasDem Minta Empat Raperda Kaltim Tak Tumpang Tindih Kewenangan

    Agustus 10, 2026

    Andi Harun Soroti Pokir DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda, Minta Kembali untuk Pembangunan Kota

    Agustus 9, 2026

    Andi Satya Buka Peluang Maju Pilwali Samarinda 2029, Tunggu Restu DPP Golkar

    Agustus 9, 2026

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    R’syaAgustus 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaku usaha yang menjalankan kegiatan di kawasan berisiko tinggi bencana di Samarinda…

    PAN-NasDem Minta Empat Raperda Kaltim Tak Tumpang Tindih Kewenangan

    Agustus 10, 2026

    Bukan Sekadar Lomba, SDN 010 Samarinda Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Lewat HUT RI

    Agustus 10, 2026

    Pemkot Belum Mau Terima Penuh Teras Samarinda, Kontraktor Diminta Benahi Sejumlah Catatan

    Agustus 10, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026
    1 2 3 … 3,269 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.