Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen
    Kesehatan

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi masker yang digunakan sebagai salah satu langkah untuk mengurangi paparan debu saat beraktivitas di luar ruangan (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinkes Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin mengatakan, kenaikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kemarau kini berada di kisaran 10–20 persen. Kondisi tersebut sejalan dengan cuaca yang semakin kering dan angin yang membuat debu lebih mudah beterbangan.

    “Musim kemarau mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat di Kaltim,” aku Jaya Mualimin.

    Sesuai data, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mencatat kasus ISPA di sejumlah daerah mengalami peningkatan, hingga 20 persen.

    “Paparan debu perlu diantisipasi, terutama oleh anak-anak dan kelompok yang rentan mengalami gangguan pernapasan,” ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu, 30 Agustus 2026.

    Berdasarkan data Dinkes Kaltim sejak Januari 2026, Balikpapan mencatat kasus ISPA tertinggi dengan 66.468 kasus. Selanjutnya Samarinda 48.230 kasus, Kutai Kartanegara (Kukar) 29.153 kasus, dan Kutai Barat (Kubar) 7.562 kasus.

    Menurut Jaya, kondisi kemarau membuat tingkat kekeringan meningkat. Ketika disertai angin cukup kencang, debu menjadi lebih mudah beterbangan sehingga berpotensi masuk ke saluran pernapasan dan memicu gangguan kesehatan.

    Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan perlindungan diri, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi paparan debu.

    “Kami terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Langkah sederhana seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar dapat membantu mengurangi risikonya,” pesannya.

    Kelompok anak menjadi salah satu yang perlu mendapat perhatian lebih dalam kondisi tersebut. Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan keluhan kesehatan dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

    Jaya menegaskan, Dinkes Kaltim bersama jajaran kesehatan di kabupaten/kota terus memantau kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong langkah pencegahan selama musim kemarau.

    “Kami berharap masyarakat turut menjaga kesehatan dan segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami keluhan pada saluran pernapasan,” pungkasnya.

     

    Debu Dinkes Kaltim ISPA Jaya Mualimin masker
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Revisi Perda HIV/AIDS Kaltim Diminta Lebih Komprehensif dan Aplikatif

    Agustus 27, 2026

    Musim Panas, Karhutla Jadi Ancaman Penyakit Saluran Pernapasan Meningkat, Dinkes Minta Warga Waspada

    Agustus 26, 2026

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Bagi Ramadhan, catur awalnya bukanlah sesuatu yang direncanakan untuk menjadi jalan hidup.…

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.