Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Walikota Salurkan 113 Mesin Kapal Untuk Nelayan Bontang
    Advertorial

    Walikota Salurkan 113 Mesin Kapal Untuk Nelayan Bontang

    MartinusBy MartinusNovember 3, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email
    Insitekaltim Bontang– Walikota Bontang Neni Moerniaeni terus melakukan terobosan demi kesejahteraan warga Bontang. Kali ini perhatian terhadap para nelayan, dimana Pemkot Bontang mengkonversi penggunaan bahan bakar minyak ke Bahan Bakar Gas, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) sebanyak 113 paket bantuan mesin kapal disalurkan, Jumat (28/10/2018) lalu.
    Neni menyebutkan, dimana ratusan nelayan tangkap itu berkapasitas 5 GT (gross ton) ke bawah. Program ini sepenuhnya didanai pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
    Tentu, penggunaan BBM ke BBG di kalangan nelayan, akan sangat membantu peningkatan perekonomian nelayan. Pasalnya, penggunaan gas sebagai bahan bakar kapal nelayan jauh lebih irit dibanding BBM sejenis solar yang selama ini digunakan. Selain itu, BBG  ramah lingkungan,”ucapnya
    Neni Morniaeni berharap, program konversi penggunaan BBG ini terus berlanjut dan bisa mengkaver seluruh nelayan tangkap dengan ukuran kapal 5 GT ke bawah. Neni optimis, dimana program tersebut mendapat dukungan dari pusat, mengingat  Bontang, memang dikenal sebagai kota industri pengolahan gas terbesar di Indonesia.
    “Kami berharap,program konversi penggunaan BBG ini terus berlanjut. Bukan hanya di sektor perikanan tangkap, tapi juga meluas ke sektor usaha kecil lain. Termasuk untuk kebutuhan kendaraan.” ungkapnya
    Kepala DKP3 Aji Erlynawati mengaku program ini sudah pernah diusulkan pada tahun 2016. Namun, setahun selepas itu, ada daerah lebih membutuhkan akibat terkena bencana, sehingga bantuan untuk Bontang dialihkan ke daerah tersebut. “Kita menunggu 2 tahun, barulah bantuan tersebut bisa terealisasi tahun ini,” Kata Aji Erlynawati.
    Dia menambahkan, saat ini jumlah rumah tangga nelayan di Bontang berjumlah 3.164 orang. Tapi untuk mendapatkan bantuan tersebut harus terverifikasi terlebih dahulu oleh Pemkot Bontang melalui dinas DKP3.(sumber_ppidbtng)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.