Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Wacana Hak Interpelasi ke Jaang, Fraksi Demokrat Menolak
    DPRD Samarinda

    Wacana Hak Interpelasi ke Jaang, Fraksi Demokrat Menolak

    AdminBy AdminJanuari 21, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Hak interpelasi yang akan dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda kepada Walikota Samarinda Syaharie Jaang menuai berbagai tanggapan dari fraksi-fraksi partai.

    Ketua Fraksi Demokrat Eko Elyas Moko juga ikut menanggapi.

    Eko, sapaannya, mengatakan bahwa pandangan Fraksi Demokrat sejauh ini baik saja.

    “Artinya belum sampai tahap interpelasi cuman menanyakan keterangan saja. Teman-teman ingin menanyakan apa hasil selama 5 tahun, tapi untuk keterangan itu sudah terjawab pada saat paripurna hari ini. Apa yang sudah dilakukan walikota, yang sudah dilaksanakan beliau, semua dijelaskan,” ungkapnya usai Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda, Selasa (21/1/2020).

    Ia menyampaikan bahwa pandangan berbeda dari anggota dewan lainnya tidak menjadi masalah bagi Demokrat.

    “Kami (Fraksi Demokrat) sih memandang biasa saja. Perkembangan Kota Samarinda saat ini pun terlihat masih bagus aja. Tentu kan setiap ada perkembangan pasti ada resikonya,” katanya.

    Untuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Eko mengaku memang ingin digodok.

    “Nanti terakhir kita akan bertemu dengan PUPR mengenai RTRW. Selama ini yang dibangun itu kan mengadopsi atau menjawab tentang pengangguran yang ada di wilayah sekitar, menyerap tenaga kerja kan masih berpengaruh di situ. Jadi nanti kami tetap akan mempertanyakan sampai di mana luas Kejadian Luar Biasa (KLB) nya,” terangnya.

    Lebih lanjut, dirinya yang terhitung baru di DPRD Kota Samarinda tetap akan menanyakan perizinan.

    “Kalau memang nanti ada pelanggaran atau masalah berarti nanti kita akan laksanakan itu. Dari Komisi juga menanyakan itu,” tambahnya.

    Eko mengaku kalau Komisi III sampai saat ini masih belum tahu karena belum mendapatkan tanggapan dari PUPR.

    “Kalau ada hasilnya baru nanti kami akan rapatkan. Segala sesuatu itu kan harus musyawarah, apa yang dibangun beliau selama ini pun harus ditanggapi baik juga oleh masyarakat,” lanjutnya.

    Politisi PDIP Anhar yang mencetuskan adanya interpelasi ini pun menegaskan bahwa hal tersebut harus tetap dibongkar karena masuk dalam pola ruang lindung RTRW.

    “Saya sudah komunikasi dengan PAN cuman saya tidak tahu PAN ini setuju atau tidak. Karena saya tidak mau masuk angin. Nasdem juga sudah saya komunikasi namun saya tidak tahu setuju atau tidak. Kalau Demokrat itu biasa,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur (Kaltim) belum sepenuhnya…

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.