Insitekaltim, Samarinda – Usai prosesi pelepasan Jemaah Haji Kota Samarinda Kloter 1, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan harapannya, agar para jemaah tidak hanya menjalankan ibadah dengan lancar, tetapi juga turut mendoakan Kota Samarinda selama berada di Tanah Suci.
Hal tersebut disampaikan Andi Harun saat diwawancarai awak media setelah kegiatan pelepasan yang berlangsung di Aula GOR Segiri, Sabtu, 25 April 2026.
Ia menuturkan, para jemaah yang berangkat tahun ini diharapkan dapat memanfaatkan momentum ibadah haji untuk memanjatkan doa terbaik, tidak hanya bagi diri dan keluarga, tetapi juga bagi daerah asal mereka.
“Pada kesempatan ini secara khusus saya menitipkan doa kepada jemaah haji di Kota Suci Makkah maupun di Madinah, kiranya didoakan kota ini menjadi negeri yang selalu dilindungi, diberkahi, dijauhkan dari segala bala bencana,” ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta agar para jemaah turut mendoakan seluruh jajaran Pemerintah Kota Samarinda agar dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Sekaligus mohon titip doa agar kami yang diberi amanah oleh masyarakat selalu diberikan istiqamah di jalan kebenaran, dapat berkhidmat dan memberikan manfaat bagi warga Kota Samarinda,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun juga menyampaikan jumlah jemaah yang diberangkatkan pada kloter pertama. Sebanyak 360 jemaah dari total kuota 1.035 orang.
“360 dari total 1.035. Selanjutnya akan diberangkatkan pada kloter-kloter berikutnya hingga selesai,” jelasnya.
Ia pun berharap seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan kembali ke tanah air dengan selamat, serta membawa predikat haji mabrur.
“Harapan kita semua jemaah berangkat sehat, kembali juga sehat, dan membawa perubahan spiritual yang lebih baik serta memberi manfaat bagi sesama,” katanya.
Terkait bantuan yang diberikan, Andi Harun mengakui bahwa dirinya secara pribadi memberikan uang saku sebesar 100 riyal kepada masing-masing jemaah. Menurutnya, bantuan tersebut bukan soal nominal, melainkan bentuk kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat.
“Jumlahnya tidak seberapa, hanya 100 riyal per jemaah. Tapi ini sebagai ungkapan rasa syukur dan pengikat hubungan emosional antara warga dan kotanya,” ujarnya.
Usai melakukan sesi wawancara, Andi Harun juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para jemaah, menyalami dan mengingatkan mereka untuk menjaga kesehatan selama perjalanan ibadah.
Momen tersebut menutup rangkaian pelepasan dengan suasana hangat dan penuh harapan, sekaligus menegaskan pesan bahwa doa dari Tanah Suci diharapkan turut membawa keberkahan bagi Kota Samarinda.

