Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Rivalitas Klasik Kembali Membara

    Juli 12, 2026

    Banjir dan Sampah Masih Jadi Persoalan, Normalisasi Drainase hingga Edukasi Warga Diperkuat

    Juli 12, 2026

    Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal, Duel Kontra Argentina Menanti

    Juli 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Turunkan Stunting di Kutim, Yan Minta OPD Bekerja Lebih Keras
    Advertorial

    Turunkan Stunting di Kutim, Yan Minta OPD Bekerja Lebih Keras

    SeliBy SeliJuli 15, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Yan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, melalui seluruh OPD terkait untuk bekerja keras menurunkan angka stunting.

    OPD tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

    “Seluruh OPD yang berhubungan dengan penurunan angka stunting di minta untuk bekerja lebih keras sebab angka stunting di Kutim menjadi nomor satu di Kaltim,” kata Yan, Jumat (15/7/2022).

    Dalam upaya penurunan angka stunting, terdapat permasalahan data yang menurutnya menyebabkan sulitnya menekan angka hingga 14 persen.

    “Ada perbedaan. Perbedaan data yang dilaporkan dan perbedaan pandangan terkait stunting,” katanya di Kantor DPRD Kutim.

    Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menilai kondisi gagal tumbuh balita berdasarkan beberapa hal meliputi tidak memiliki toilet, rumah kecil, dan anak yang jumlahnya banyak.

    Sementara Dinas Kesehatan melihat kasus kalau ada anak yang kurang gizi disebut sebagai stunting.

    “Hal-hal seperti ini, yang membuat stunting di Kutai Timur tinggi di Kaltim,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, sebagai langkah preventif, Yan minta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk melakukan sosialisasi larangan menikah usia dini, perbaikan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya dan agenda lainnya.

    “Kalau dewan, hanya mendorong program-program yang diajukan, agar diakomodir pemerintah demi menurunkan standar stunting kita,”pesannya.

    Menurutnya, Pemkab Kutim bisa menurun 13,5 dari 27,5 persen Stunting jika OPD terkait dengan tugasnya masing-masing bekerja lebih keras dan kooperatif.

    “Target 14 persen tercapai jika setiap OPD baik Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Dinas lainya bekerja lebih keras sesuai dengan tupoksinya untuk menurunkan angka stunting,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Rivalitas Klasik Kembali Membara

    R’syaJuli 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Argentina memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Swiss…

    Banjir dan Sampah Masih Jadi Persoalan, Normalisasi Drainase hingga Edukasi Warga Diperkuat

    Juli 12, 2026

    Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal, Duel Kontra Argentina Menanti

    Juli 12, 2026

    Kunjungan Wisatawan Domestik Meningkat, Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juli 12, 2026

    Pemprov Kaltim Dukung Pengembangan Bukit Steling Lewat Event Wisata

    Juli 12, 2026
    1 2 3 … 3,209 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.