Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Turunkan Stunting di Kutim, Yan Minta OPD Bekerja Lebih Keras
    Advertorial

    Turunkan Stunting di Kutim, Yan Minta OPD Bekerja Lebih Keras

    SeliBy SeliJuli 15, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Yan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, melalui seluruh OPD terkait untuk bekerja keras menurunkan angka stunting.

    OPD tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

    “Seluruh OPD yang berhubungan dengan penurunan angka stunting di minta untuk bekerja lebih keras sebab angka stunting di Kutim menjadi nomor satu di Kaltim,” kata Yan, Jumat (15/7/2022).

    Dalam upaya penurunan angka stunting, terdapat permasalahan data yang menurutnya menyebabkan sulitnya menekan angka hingga 14 persen.

    “Ada perbedaan. Perbedaan data yang dilaporkan dan perbedaan pandangan terkait stunting,” katanya di Kantor DPRD Kutim.

    Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menilai kondisi gagal tumbuh balita berdasarkan beberapa hal meliputi tidak memiliki toilet, rumah kecil, dan anak yang jumlahnya banyak.

    Sementara Dinas Kesehatan melihat kasus kalau ada anak yang kurang gizi disebut sebagai stunting.

    “Hal-hal seperti ini, yang membuat stunting di Kutai Timur tinggi di Kaltim,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, sebagai langkah preventif, Yan minta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk melakukan sosialisasi larangan menikah usia dini, perbaikan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya dan agenda lainnya.

    “Kalau dewan, hanya mendorong program-program yang diajukan, agar diakomodir pemerintah demi menurunkan standar stunting kita,”pesannya.

    Menurutnya, Pemkab Kutim bisa menurun 13,5 dari 27,5 persen Stunting jika OPD terkait dengan tugasnya masing-masing bekerja lebih keras dan kooperatif.

    “Target 14 persen tercapai jika setiap OPD baik Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Dinas lainya bekerja lebih keras sesuai dengan tupoksinya untuk menurunkan angka stunting,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Akan Panggil Dishub Bahas Antrean BBM

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memahami informasi, serta perkembangan yang terjadi di sekitarnya.…

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026
    1 2 3 … 3,308 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.