Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Turunkan Stunting di Kutim, Yan Minta OPD Bekerja Lebih Keras
    Advertorial

    Turunkan Stunting di Kutim, Yan Minta OPD Bekerja Lebih Keras

    SeliBy SeliJuli 15, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Yan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, melalui seluruh OPD terkait untuk bekerja keras menurunkan angka stunting.

    OPD tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

    “Seluruh OPD yang berhubungan dengan penurunan angka stunting di minta untuk bekerja lebih keras sebab angka stunting di Kutim menjadi nomor satu di Kaltim,” kata Yan, Jumat (15/7/2022).

    Dalam upaya penurunan angka stunting, terdapat permasalahan data yang menurutnya menyebabkan sulitnya menekan angka hingga 14 persen.

    “Ada perbedaan. Perbedaan data yang dilaporkan dan perbedaan pandangan terkait stunting,” katanya di Kantor DPRD Kutim.

    Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menilai kondisi gagal tumbuh balita berdasarkan beberapa hal meliputi tidak memiliki toilet, rumah kecil, dan anak yang jumlahnya banyak.

    Sementara Dinas Kesehatan melihat kasus kalau ada anak yang kurang gizi disebut sebagai stunting.

    “Hal-hal seperti ini, yang membuat stunting di Kutai Timur tinggi di Kaltim,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, sebagai langkah preventif, Yan minta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk melakukan sosialisasi larangan menikah usia dini, perbaikan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya dan agenda lainnya.

    “Kalau dewan, hanya mendorong program-program yang diajukan, agar diakomodir pemerintah demi menurunkan standar stunting kita,”pesannya.

    Menurutnya, Pemkab Kutim bisa menurun 13,5 dari 27,5 persen Stunting jika OPD terkait dengan tugasnya masing-masing bekerja lebih keras dan kooperatif.

    “Target 14 persen tercapai jika setiap OPD baik Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Dinas lainya bekerja lebih keras sesuai dengan tupoksinya untuk menurunkan angka stunting,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Berangkat dari keresahan pribadi hingga keterbatasan fasilitas seni di daerah, Ramadhan S.…

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.