Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Tindak Lanjut Kasus Tambang Ilegal di Hutan Unmul, DPRD Kaltim Desak Penuntasan Segera
    DPRD Kaltim

    Tindak Lanjut Kasus Tambang Ilegal di Hutan Unmul, DPRD Kaltim Desak Penuntasan Segera

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 5, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Gabungan Komisi DPRD Provinsi Kalimantan Timur terkait Progres Penanganan Permasalahan Pertambangan Ilegal di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Mulawarman Lempake, Samarinda.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Darlis Pattalongi mengungkapkan pihaknya bersama Komisi IV mendorong percepatan penanganan kasus yang pernah viral beberapa waktu lalu itu.

    “Namanya ini rapat kita minta keterangan, berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan. Terlewat lebih sebulan, namun belum ada kejelasan hingga saat ini,” ungkapnya di DPRD Provinsi Kaltim Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda pada Senin, 5 Mei 2025.

    Rapat gabungan ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait di antaranya, Komisi I DPRD Provinsi Kaltim, Komisi II DPRD Provinsi Kaltim, Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Perwakilan Polda Kaltim, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Perwakilan Dinas Pertambangan, Perwakilan Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK) Kalimantan, Tim Hukum Universitas Mulawarman (Unmul), Perwakilan Aliansi Rimbawan Kaltim serta Perwakilan Yayasan Ulin Nusantara.

    Pada kesempatan itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kaltim Kombes Pol Juda Nusa Putra mengungkapkan laporan perjalanan yang dilakukan pihaknya sejak terjadinya insiden tersebut.

    “Setelah video tersebut beredar kami segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan di tanggal 7 April 2025. Saat itu belum ada laporan dari manapun, itu pure inisiatif kami,” ungkapnya.

    Meski barang bukti tidak ada di tempat kejadian perkara (TKP), Juda mengaku telah berdiskusi dengan berbagai pihak di antaranya Polresta Samarinda sebagai bahan rujukan terkait kasus yang ditangani. Diputuskan, kejadian tersebut patut masuk ke dalam tahap penyidikan.

    “Tanggal 9 April 2025 kami memanggil pihak terkait dalam hal ini pihak Unmul, tetapi tidak memenuhi panggilan. Ini menjadi salah satu alasan penyelidikan terganggu, karena panggilan kepolisian tidak diindahkan,” tegasnya.

    Selanjutnya, Juda bersama pihaknya memutuskan menyerahkan kasus ini kepada Gakkum LHK Kalimantan Timur untuk ditindaklanjuti.

    Kepala Balai Gakkum LHK Kalimantan Leonardo Gultum mengungkapkan lahan 3,26 hektare yang dieksploitasi oleh tambang ilegal berada di perbatasan antara lahan KHDKT Fakultas Kehutanan Unmul dengan lahan Koperasi Serba Usaha (KSU) Putra Mahakam Mandiri (Pumma).

    “Satu-satunya akses alat berat masuk hanya melalui KSU Pumma, kita sudah cek. Tapi, bukti belum kuat kita miliki,” ungkapnya.

    Leonardo mengaku, pihaknya telah maju satu langkah di depan. Leonardo mengungkapkan komitmen menyelesaikan permasalahan yang merugikan banyak pihak.

    “Kami usahakan, karena kami sudah berkomitmen. dua minggu dari sekarang akan selesai. Kalau ada kendala, kami segera melapor ke DPRD Kaltim,” tutupnya.

    Darlis Pattalongi DPRD Kaltim Tambang Ilegal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    AminahSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Suara ngorok mungkin sudah dianggap biasa di banyak rumah. Ada yang menganggapnya…

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.