Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda Muslimin meminta KONI Kalimantan Timur (Kaltim) dan Dispora Kaltim segera menetapkan cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026.
Menurutnya, kepastian tersebut penting agar persiapan atlet tidak terganggu, terlebih Samarinda menargetkan keluar sebagai juara umum.
“Kami mendapat informasi ada kemungkinan pengurangan cabor karena efisiensi anggaran. Kami sangat berharap segera ditetapkan karena ini menyangkut persiapan cabang olahraga di daerah,” ujarnya usai menghadiri Rapat Kerja Kota (Rakerkot) persiapan Porprov VIII Kaltim di Ballroom Arutala, Bapperida Kota Samarinda, Sabtu, 18 Juli 2026.
Selain kepastian cabor, ia juga meminta penyelenggara segera memfinalisasi nomor tanding yang akan dipertandingkan. Ia menyebut, hingga kini belum ada keputusan resmi padahal hal tersebut sangat menentukan arah pembinaan atlet.
“Kami juga sangat berharap segera menetapkan nomor tanding karena sampai hari ini belum ada finalisasi. Ketika cabornya berkurang berarti nomor tandingnya juga bisa berkurang. Ini tentu berpengaruh terhadap persiapan atlet,” tegasnya.
Muslimin juga menyoroti kesiapan teknis penyelenggaraan di Kabupaten Paser sebagai tuan rumah. Seluruh pemangku kepentingan perlu segera merumuskan mekanisme pelaksanaan, termasuk kesiapan fasilitas dan akomodasi bagi ribuan peserta.
Ia mengaku informasi yang diterima menyebutkan ketersediaan kamar di Paser baru sekitar 2.000 unit, sementara jumlah atlet, pelatih, ofisial dan pengurus kontingen yang akan datang diperkirakan mencapai sekitar 12 ribu orang.
“Kita berharap tuan rumah segera merumuskan bagaimana mekanisme kesiapan pertandingan. Apakah semuanya dipusatkan di Paser atau ada cabang olahraga yang digelar di daerah lain seperti Samarinda. Kami khawatir kalau semuanya tersentralisasi akan terjadi penumpukan kontingen yang berdampak terhadap kelancaran pelaksanaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, Disporapar Samarinda siap apabila diminta menjadi lokasi pelaksanaan sejumlah cabang olahraga yang tidak memungkinkan digelar di Paser.
“Kami menyambut baik kalau ada cabor yang dipertandingkan di Samarinda. Tinggal bagaimana komunikasi dan mekanisme persiapannya. Kalau memang ada fasilitas yang belum tersedia di Paser, seluruh Dispora bersama KONI Kaltim dan Dispora Kaltim bisa duduk bersama untuk memutuskannya,” ucapnya.
Meski menyampaikan sejumlah catatan, Muslimin berharap Porprov VIII Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser dapat menjadi penyelenggaraan terbaik, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Kaltim melalui fasilitas yang telah dibangun.

