Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Dimulai, Golkar Bontang Buka Penjaringan Jelang Musda VIII

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Tanggapan Wakil Ketua DPRD Samarinda Terkait Anak yang Ditinggal Kedua Orang Tua Akibat Covid-19
    DPRD Samarinda

    Tanggapan Wakil Ketua DPRD Samarinda Terkait Anak yang Ditinggal Kedua Orang Tua Akibat Covid-19

    SeliBy SeliJuli 31, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Akmal – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi tak kuasa menahan kesedihannya setelah mendengar perundungan yang menimpa bocah yang ditinggal kedua orang tuanya karena Covid-19.

    Politikus PKS ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui OPD yang sesuai tupoksinya agar memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

    “Harus memberikan edukasi dan pemahaman secara terus-menerus kepada masyarakat, jangan sampai anak-anak korban itu dibully dan tidak diterima. Mereka itu korban dan harus diperlakukan sebagaimana mestinya,” paparnya saat ditemui media ini di DPRD Kota Samarinda, Jumat (30/7/2021).

    Ia berharap semua instansi/lembaga terkait harus saling bersinergi, mulai dari Rukun Tetangga (RT) hingga ke tingkat lurah. Hal itu dilakukan agar dapat memberikan edukasi terhadap warga tak terkecuali anaknya.

    “Jangan sampai mengucilkan para penyintas Covid-19 dan anak-anak yang menjadi korban,” tegasnya.

    Sebelumnya Danish Faeyza Raqilla Putra (8) dan Alita Ayudya Innara (3) telah kehilangan kedua orang tuanya yang meninggal akibat Covid-19.

    Di usia yang tergolong masih kecil itu tentunya tidak mudah bagi kedua anak tersebut. Bagaimana tidak, orang tua yang melahirkan dirinya kini pergi untuk selamanya.

    Sang kakek, Munir Rudiyono sungguh terpukul melihat kedua cucunya. Apalagi ia mendapatkan aduan dari Danish karena diberikan ejekan yang tidak menyenangkan, bahkan hal tersebut dilontarkan oleh teman seumur dengannya.

    “Saat itu Danish belanja ke toko, terus ada anak-anak bertanya kepada Danish, kamu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 itu kan, kamu ke sana menjauh jaga jarak. Setelah itu ia pulang ke rumah menangis menceritakan peristiwa yang dialaminya,” ungkap Munir saat ditemui media ini beberapa waktu lalu.

    Akibat kejadian itu, Danish yang masih tidak bisa menerima kenyataan kehilangan orang tuanya merasa tidak aman untuk bermain di luar.

    Bahkan, sang kakek, sampai saat ini belum memberitahukan kalau ayahnya telah tutup usia sama seperti ibunya.

    “Pihak keluarga belum siap menyampaikan jika ayahnya sudah meninggal, takut berpengaruh pada psikisnya, nanti malah drop. Dia taunya ayahnya masih sakit,” terangnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    SittiJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan lonjakan…

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Dimulai, Golkar Bontang Buka Penjaringan Jelang Musda VIII

    Juni 24, 2026

    Citra PSI Melonjak Berkat Jokowi, Elektabilitas Masih Tertahan di Bawah 2 Persen

    Juni 24, 2026

    Tak Hanya Seremonial, Andi Harun Minta Pelantikan Balakarcana Diisi Aksi Sosial dan Edukasi Kebencanaan

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.