Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Tak Sekadar Tempat Nongkrong, Kafe Kini Jadi Ruang Produktif Anak Muda Samarinda
    Lifestyle

    Tak Sekadar Tempat Nongkrong, Kafe Kini Jadi Ruang Produktif Anak Muda Samarinda

    R’syaBy R’syaJuni 3, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sejumlah mahasiswa mengerjakan tugas dan berdiskusi di salah satu kafe di Jalan Juanda, Samarinda (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fungsi kafe di kalangan anak muda kini tidak lagi sebatas tempat menikmati kopi atau berkumpul bersama teman. Di Samarinda, kafe semakin sering dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar, mengerjakan tugas kuliah, hingga menyelesaikan pekerjaan.

    Fenomena tersebut terlihat di berbagai kafe yang ramai dikunjungi mahasiswa dan pekerja muda setiap harinya. Fasilitas seperti jaringan internet, colokan listrik, hingga suasana yang mendukung konsentrasi menjadi alasan utama mereka memilih menghabiskan waktu di sana.

    Rachel, mahasiswi semester dua Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mengaku sering mengerjakan tugas kuliah di kafe dibandingkan di tempat lain.

    “Biasanya kalau ada tugas aja. Menurut aku enak buat nugas karena suasananya mendukung,” ujarnya saat ditemui di salah satu kafe di Jalan Juanda, Samarinda, Rabu, 3 Juni 2026.

    Menurut Rachel, keberadaan WiFi gratis dan banyaknya colokan listrik menjadi kebutuhan yang penting bagi mahasiswa. Selain menunjang aktivitas akademik, fasilitas tersebut membuat proses belajar terasa lebih nyaman.

    Menariknya, suasana yang ramai justru tidak selalu dianggap mengganggu. Rachel menilai sebagian besar pengunjung datang dengan tujuan yang sama, yakni belajar atau bekerja, sehingga masing-masing cenderung fokus pada aktivitasnya sendiri.

    “Suasananya memang ramai, tapi tetap bisa nugas karena orang-orang di sini fokus sama urusan masing-masing,” lanjutnya.

    Selain digunakan untuk mengerjakan tugas, Rachel juga mengaku sering memanfaatkan waktu luang untuk berkumpul bersama teman-temannya di kafe. Baginya, tempat seperti ini mampu mengakomodasi kebutuhan untuk tetap produktif sekaligus bersosialisasi.

    Hal serupa dirasakan Dika, salah seorang pengunjung yang kerap datang untuk bekerja maupun sekadar mencari suasana baru. Ia menyebut, keberadaan area indoor dan outdoor memberikan pilihan yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan.

    “Kalau lagi fokus kerja bisa di dalam, terus kalau capek dan butuh refresh bisa keluar sebentar,” terangnya.

    Dika menambahkan, jam operasional yang panjang bahkan hingga 24 jam menjadi nilai tambah tersendiri bagi mereka yang memiliki aktivitas hingga malam hari.

    “Kadang kalau malam masih ada kerjaan atau cuma mau nongkrong sebentar juga masih bisa datang. Jadi enggak takut keburu tutup,” tuturnya.

    Di tengah semakin padatnya aktivitas akademik maupun pekerjaan, kafe kini tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman atau bersantai. Bagi sebagian anak muda Samarinda, kafe telah berkembang menjadi ruang produktif yang mendukung kebutuhan belajar, bekerja sekaligus membangun interaksi sosial.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.