Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial
    Politik

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, saat memberikan keterangan kepada awak media (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Samarinda mendorong pemerintah kota untuk tidak hanya mempertimbangkan keuntungan finansial dalam menjalin kerja sama dengan sektor perbankan, tetapi juga memperhitungkan kontribusi sosial yang diberikan kepada masyarakat.

    Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menegaskan, aspek tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) harus menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan mitra perbankan.

    Menurutnya, selama ini penilaian kerja sama cenderung berfokus pada selisih bunga atau keuntungan finansial semata, tanpa melihat dampak sosial yang dihasilkan.

    “Kita tidak bisa hanya menghitung angka. Harus dilihat juga manfaat lain untuk masyarakat Samarinda. Itu yang sering terlewat,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis, 7 Mei 2026.

    Ia mencontohkan perbandingan antara bank umum dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) seperti Bankaltimtara. Meski secara perhitungan bunga terdapat kemungkinan selisih yang lebih menguntungkan di bank lain, namun kontribusi CSR dari BPD dinilai cukup signifikan.

    “Kalau selisih bunga hanya setengah persen, misalnya sekitar Rp500 juta, tapi CSR dari BPD bisa mencapai Rp1 miliar per tahun, itu harus dihitung secara keseluruhan,” jelasnya.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, program CSR dari BPD Bankaltimtara mencakup berbagai bentuk bantuan, seperti pembangunan fasilitas umum, penyediaan lampu penerangan, hingga dukungan terhadap kebutuhan masyarakat lainnya.

    Iswandi menilai, manfaat dari program CSR tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan bahkan berkontribusi terhadap pembangunan kota.

    “Rp500 juta saja sudah bisa bangun taman. Jadi kalau CSR-nya besar, itu jelas membantu pemerintah juga,” katanya.

    Ia menegaskan pendekatan dalam pengambilan kebijakan keuangan daerah perlu lebih komprehensif, tidak hanya berbasis keuntungan jangka pendek, tetapi juga dampak sosial jangka panjang.

    “Jangan semua dihitung dengan uang. Feedback ke masyarakat itu harus jadi pertimbangan utama,” tegasnya.

    Menurutnya, kebijakan yang mempertimbangkan aspek sosial akan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik dan kesejahteraan masyarakat.

    DPRD Samarinda, lanjut Iswandi, akan terus mendorong agar setiap kerja sama dengan pihak perbankan dievaluasi secara menyeluruh, termasuk transparansi program CSR yang dijalankan.

    Dengan demikian, diharapkan kerja sama keuangan yang terjalin tidak hanya menguntungkan secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Samarinda.

    “Yang kita kejar bukan hanya angka di atas kertas, tapi manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

     

    Bank CSR DPRD Samarinda Iswandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026

    Ambisi Politik Menguat, Ketua DPC PDIP Samarinda Siap Tarung di Pilwali hingga Pilgub

    Juni 23, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat, DPRD Samarinda Kawal APBD Pro-Masyarakat

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.