Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Juni 17, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Syarifatul Dukung Odah Singgah PPM Minerba “Bekenyawa” Jadi Sentra UMKM dan Tempat Singgah Nyaman
    DPRD Kaltim

    Syarifatul Dukung Odah Singgah PPM Minerba “Bekenyawa” Jadi Sentra UMKM dan Tempat Singgah Nyaman

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 12, 2025Updated:Juli 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Marangkayu – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, memberikan apresiasi tinggi terhadap pembangunan Odah Singgah PPM Minerba Bekenyawa di Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu.

    Dalam kunjungan kerja tersebut, ia menilai program ini sebagai langkah nyata perusahaan tambang dalam menjalankan tanggung jawab sosial melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

    “Apresiasi kepada perusahaan yang telah mengambil sumber daya alam dari daerah ini, dan kini juga berperan dalam memberdayakan masyarakat lokal. Ini memang seharusnya dilakukan,” ujar Syarifatul usai acara pada Sabtu, 12 Juli 2025.

    Menurutnya, kehadiran rest area ini akan memunculkan berbagai peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, terutama dalam bentuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan penyerapan tenaga kerja.

    Ia berharap Odah Bekenyawa, menjadi fasilitas publik yang inklusif, nyaman, dan dapat diakses oleh semua kalangan.

    “Harapan kami, rest area ini betul-betul bisa menjadi tempat singgah yang nyaman untuk semua. Tadi disampaikan akan dibagi menjadi beberapa segmen. Jadi tidak hanya untuk masyarakat kelas atas, tapi juga masyarakat bawah. Semua bisa masuk, harganya terjangkau,” jelasnya.

    Syarifatul menekankan pentingnya menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. Ia menggarisbawahi pernyataan Gubernur Rudy Mas’ud bahwa “ada harga, ada kualitas”, yang berarti baik produk premium maupun terjangkau harus tersedia dan dijaga kualitasnya.

    “Namanya penjual tidak bisa memaksakan harga tinggi. Harus menyesuaikan pasar. Kalau ada pejabat mampir, mungkin bisa coba kopi yang mahal. Tapi untuk masyarakat biasa juga tetap harus disediakan yang murah. Ini adil dan inklusif,” katanya.

    Ia juga mendorong percepatan pembangunan fasilitas rest area agar segera dapat dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya sebagai tempat istirahat, namun juga sebagai tempat relaksasi dan refreshing bagi para pelintas jalan maupun wisatawan.

    “Bangunannya ini menarik, langka, dan tidak umum. Konsepnya bagus. Kami apresiasi. Mudah-mudahan segera diperbaiki fasilitasnya dan bisa digunakan secepat mungkin, sesuai arahan Pak Gubernur tadi,” tambahnya.

    Syarifatul juga berharap rest area ini menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan tambang lainnya, khususnya sektor minerba, untuk turut serta aktif dalam memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasinya.

    “Kalau ini berhasil dan terlihat manfaatnya, saya yakin akan ada perusahaan lain yang tergerak. Kita dorong agar tidak hanya satu-dua perusahaan saja yang terlibat, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun daerah,” tandasnya.

    Dengan desain yang nyaman, fasilitas yang memadai, serta peran aktif UMKM lokal, Rest Area “Odah Bekenyawa” diharapkan mampu menjadi ikon baru kawasan Marangkayu sekaligus motor penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal dan semangat kolaborasi.

    PPM Syarifatul Syadiah UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026

    Kadin Kaltim Tekankan Peran Strategis Dorong UMKM dan Kolaborasi Ekonomi

    Mei 2, 2026

    Kadin Samarinda Dorong Sinergi Pemerintah dan UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Mei 2, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    R’syaJuni 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang semakin padat, olahraga menjadi salah satu cara yang…

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Sangkulirang-Mangkalihat Selangkah Lagi Jadi Geopark Nasional

    Juni 17, 2026

    Instansi Diminta Siapkan Data Dukung untuk Evaluasi SAKIP Berbasis AI

    Juni 17, 2026
    1 2 3 … 3,151 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.